Berita

Lantai 4 gedung kantor Main Control Center (MCC) Depo LRT Jakarta terbakar/Ist

Presisi

Tim Gegana Tak Temukan Benda Mencurigakan Dalam Ledakan di Depo LRT

RABU, 04 AGUSTUS 2021 | 04:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

 Ledakan yang terjadi di lantai 4 gedung kantor Main Control Center (MCC) Depo LRT Jakarta dipastikan bukan karena kesengajaan.

Kapolsek Kelapa Gading, AKP Rio M Tobing mengatakan, kepastian tersebut disampaikan usai pemeriksaan oleh tim gegana. Menurutnya, tidak ada benda mencurigakan yang ditemukan saat penyisiran.

"Tadi setelah dilakukan penyisiran oleh Gegana, hasilnya tidak ada benda-benda mencurigakan lainnya di TKP," kata Rio kepada wartawan, Selasa (3/8).


Meski demikian, ledakan ini mengakibatkan kerusakan parah di lantai 4 gedung tersebut. Pada saat kejadian, lanjut Rio, ruang AC sedang dilakukan pengisian nitrogen yang mengarah ke lantai 4.

Sejauh ini, petugas forensik sudah diturunkan untuk menyelidiki penyebab ledakan.

"Karena ini kan AC sentral. Jadi yang kita lihat itu dari AC-nya, cuma hasil lengkapnya kita tunggu dari laboratorium forensik," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Lantai 4 gedung kantor Main Control Center (MCC) Depo LRT Jakarta, yang sebelumnya disebut Stasiun LRT, terbakar pada Selasa (3/8). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.15 WIB itu diduga berasal dari AC sentral di gedung tersebut.

Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta, Ira Yuanita mengatakan, seluruh karyawan dalam depo sudah dievakuasi.

"PT LRT Jakarta telah melakukan evakuasi terhadap seluruh karyawan maupun petugas yang bekerja di area Gedung MCC Depo LRT Jakarta," kata Ira dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Ira, sejauh ini penanganan fokus pada proses evakuasi karyawan yang berada dalam depo.

"Proses evakuasi berlangsung lancar, seluruh petugas dan karyawan selamat dan tidak mengalami cedera," tutur Ira.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya