Berita

Stasiun Luar Angkasa Internasional/Net

Dunia

ISS Sudah Usang dan Berisiko, Rusia Pindah ke Stasiun Luar Angkasanya Sendiri

MINGGU, 01 AGUSTUS 2021 | 08:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia akan mengikuti langkah China dengan berencana untuk berhenti menggunakan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 2028. Sebagai gantinya, Moskow akan membuat stasiun luar angkasanya sendiri.

Badan antariksa negara Roscosmos pada Sabtu (31/7) mengatakan, langkah tersebut diambil mengingat kondisi ISS yang sudah usang dan berisiko.

Selain itu, keputusan tersebut juga merupakan hasil pertemuan Dewan Ilmiah dan Teknis dari Roscosmos pada hari sebelumnya.

"Setelah meninjau keadaan ISS bagian Rusia saat ini, dewan perancang utama telah mencatat bahwa karena sebagian besar peralatan stasiun semakin tua, penggunaan lebih lanjut dari bagian Rusia di ISS setelah 2024 menimbulkan risiko tambahan," ujar Roscosmos.

Sementara itu, Dewan Ilmiah dan Teknis juga merekomendasikan agar Rusia membangun stasiun ruang angkasa nasional baru untuk menghindari risiko tersebut.

Kepala Roscosmos, Dmitry Rogozin mengungkap, saat ini tekanan dalam modul Rusia di ISS telah turun akibat kebocoran udara. Masalah tersebut sudah terjadi selama dua pekan, sehingga tidak terkait dengan insiden pada Kamis (28/7), ketika modul penelitian Rusia membuat ISS lepas kendali.

Penurunan tekanan terjadi akibat kebocoran udara kecil di ruang transfer dari modul layanan Zvezda.

Populer

Viral Video Demo PT Sentul City, Don Adam: Revolusi Dimulai dari Sentul?

Senin, 13 September 2021 | 22:01

Sentul City Sewa Preman Serobot Tanah Warga, RR: Pengusaha Berani Kurang Ajar karena Tahu Penguasa Gak Bela Rakyat

Jumat, 10 September 2021 | 01:37

Satu Suara, Menlu Meksiko, Indonesia, Korsel, Turki dan Australia Ajak Masyarakat Internasional Bantu Rakyat Afghanistan

Sabtu, 11 September 2021 | 15:36

Jokowi Rangking Tiga Tangani Covid-19, PKS: Wajar, Kalau Menhan Nomor Dua Itu Baru Pertanyaan

Kamis, 09 September 2021 | 13:10

Tito-Tjahjo Tukar Guling? Ray Rangkuti: Spekulasi PDIP Ingin Kontrol Plt Tidak Berlebihan

Rabu, 15 September 2021 | 21:22

Balas Ali Ngabalin, Ketum ProDEM: Prestasi Ko Apa, Jadi Penjilat Ko Bangga?

Senin, 13 September 2021 | 11:39

Dugaan Syafril Sjofyan, Ali Ngabalin Alami Gejala Kejiwaan

Senin, 13 September 2021 | 20:55

UPDATE

Hadirkan E-PMII, Jawaban PB PMII di Era Digital

Minggu, 19 September 2021 | 02:41

Leppami PB HMI Bareng Polri Beri Bantuan Kepada Korban Banjir di Rangkasbitung

Minggu, 19 September 2021 | 02:32

Diluncurkan Agustus, OSS UU Cipta Kerja Sudah Terbitkan Lebih Dari 200 Ribu NIB

Minggu, 19 September 2021 | 02:21

Kejar Terget Herd Immunity, Polda NTB Siapkan Mobil Jemputan Warga untuk Vaksin

Minggu, 19 September 2021 | 02:12

Oceanman Bali Diharapkan jadi Kebangkitan Pariwisata Pulau Dewata

Minggu, 19 September 2021 | 01:57

bank bjb Borong 4 Penghargaan di Ajang Human Capital Award VII-2021

Minggu, 19 September 2021 | 01:13

Diingatkan, Jaksa Agung Jangan Tempatkan Pimpinan Jaksa Berwatak Preman di NTT

Minggu, 19 September 2021 | 01:03

Kolaborasi dengan Kagama Kaltim, Kemnaker Tingkatkan Kompetensi Angkatan Kerja Indonesia

Minggu, 19 September 2021 | 00:35

ICPW Minta Emerson Tak Lebay dalam Sampaikan Kritik

Sabtu, 18 September 2021 | 23:36

Habis Dipukuli Irjen Napoleon, M. Kece Sempat Dilarikan ke RS Polri

Sabtu, 18 September 2021 | 23:23

Selengkapnya