Berita

Tim arkeolog mengumumkanpenemuan situs pembuatan kapak tangan Zaman Batu tertua di Maroko yang diperkirakan berusia 1,3 juta tahun/Morocco World News

Dunia

Arkeolog Temukan Kapak Zaman Baru Berusia 1,3 Juta Tahun di Maroko

SABTU, 31 JULI 2021 | 22:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Maroko merupakan negara yang kaya akan budaya dan sejarah. Baru-baru ini, sebuah tim arkeolog di negara itu mengumumkan penemuan situs pembuatan kapak tangan Zaman Batu tertua di Afrika Utara yang diperkirakan berusia 1,3 juta tahun.

Tim arkeolog di balik penemuan itu diketahui beranggotakan 17 orang dan terdiri dari peneliti Maroko, Prancis, dan Italia. Temuan mereka didasarkan pada studi alat-alat batu yang diekstraksi dari situs tersebut.

Temuan ini mendorong mundur ratusan ribu tahun terkait tanggal dimulainya industri alat batu Acheulean di Afrika Utara yang terkait dengan nenek moyang utama manusia, Homo erectus. Acheulean sendiri adalah industri arkeologi pembuatan alat batu yang ditandai dengan kapak tangan berbentuk oval dan pir.


“Penemuan besar ini berkontribusi untuk memperkaya perdebatan tentang kemunculan Acheulian di Afrika”, kata salah seorang arkeolog Abderrahim Mohib, yang juga merupakan co-director program Casablanca Prasejarah Prancis-Maroko dalam laporannya yang dirilis pekan ini (Rabu, 28/7).

Para arkeolog menemukan situs pembuatan kapak ini selama penggalian di sebuah tambang di pinggiran ibu kota Casablanca.

Sebelum ditemukan, keberadaan industri alat batu Acheulian di Maroko diperkirakan telah ada sejak 700 ribu tahun yang lalu.

Mengenai temuan terbaru itu, arkeolog Maroko Abdelouahed Ben Ncer menyebutnya sebagai "pembalikan kronologis".

Dia mengatakan, awal Acheulian di Maroko sekarang dekat dengan tanggal mulai Afrika Selatan dan Timur yang masing-masing adalah 1,6 juta dan 1,8 juta tahun yang lalu.

"Penelitian di situs Casablanca telah dilakukan selama beberapa dekade, dan telah “menghadirkan salah satu kumpulan Acheulian terkaya di Afrika”, kata Mohib.

“Ini sangat penting karena kita berbicara tentang waktu prasejarah, periode kompleks yang hanya memiliki sedikit data," sambungnya seperti dikabarkan Al Jazeera.

Mohib mengatakan penelitian itu juga memungkinkan untuk membuktikan kehadiran manusia tertua di Maroko yang merupakan “varian dari Homo erectus”.

Upaya pembuktian itu agaknya tidak berlebihan. Pasalnya, pada tahun 2017 lalu, ditemukan lima fosil di Jebel Irhoud di Maroko yang diperkirakan berusia 300 ribu tahun. Penemuan itu menjungkirbalikkan ilmu evolusi ketika mereka ditetapkan sebagai Homo sapiens.

Fosil yang ditemukan di Maroko juga jauh lebih tua daripada beberapa fosil dengan karakteristik wajah serupa yang digali dari Omo Kibish di Ethiopia, yang berusia sekitar 195 ribu tahun.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya