Berita

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Zubairi Djoerban/Net

Kesehatan

Prof. Beri: Perkara Influencer Dapat Vaksin Ketiga Silakan Saja, Asal Seluruh Rakyat Sudah Dapat Dosis Kedua

KAMIS, 29 JULI 2021 | 22:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Beredar di media sosial sebuah foto seorang yang disebut-sebut sebagai influencer mendapat suntikkan vaksin Covid-19 untuk dosis ketiga.

Informasi ini sudah diterima Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Zubairi Djoerban, dan langsung ditanggapi olehnya.

"Beredar gambar (video) ada seorang influencer yang diduga mendapatkan vaksin booster Moderna," ujar Zubairi Djoerban dalam akun Twitternya, Kamis (29/7).


Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ini berharap kejadian tersebut tidak benar.

"Kalau benar, ya amat disayangkan, karena masih ada dokter-dokter yang dilaporkan belum mendapat vaksinasi dua kali. Misalnya di Purwokerto," katanya.

Sebabnya Zubairi Djoerban memandang, dalam proses vaksinasi seharusnya yang diprirotaskan mendapat booster ialah tenaga kesehatan, dokter, dan orang-orang yang bekerja di pelayanan publik.

"Faktanya jumlah yang sudah divaksinasi di Indonesia itu belum ada 10 persen. Artinya kan yang belum divaksinasi juga masih banyak," tegasnya.

Namun menurutnya, memberikan vaksin kepada influencer untuk dosis ketiga tidak masalah, tapi apabila masyarakat Indonesia sudah mendapat vaksin dosis kedua.

"Bagi saya, perkara influencer itu sangat bermanfaat untuk edukasi, silakan saja. Asalkan seluruh rakyat Indonesia sudah disuntik vaksin dua dosis," ungkapnya.

Namun begitu, sosok yang kerap disapa Prof. Beri ini beraharap persoalan ini tidak ditanggapi secara serius.

"Namun, kita juga jangan terlalu reaktif. Tunggu saja kebenarannya dari penelusuran Kemenkes tentang kejadian itu," tandasnya.

Kabar influencer mendapat suntikkan vaksin dosis ketiga diketahui diunggah akun @cathydjaya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya