Berita

Latihan Garuda Shield dengan tentara Amerika Serikat/Net

Politik

Latihan Garuda Shield Membuktikan Indonesia Masih Dipercaya Negara Besar

KAMIS, 29 JULI 2021 | 00:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ada pesan penting yang bisa dibaca dari rencana Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Tentara Amerika Serikat menggelar latihan Bersama (Latma) Garuda Shield ke-15 di Palembang, Sumatera Selatan bulan Agustus nanti.

Gurubesar Hubungan Internasional Universitas Pertahanan, Anak Agung Banyu Perwita mengatakan, latihan tersebut bermakna masih ada kepercayaan kepada Indonesia yang belakangan mendapat cap jelek dalam hal penanganan pandemi Covid-19.

"Meskipun Indonesia dicap jelek hari ini, negara besar masih percaya dan menggunakan untuk latihan militer," kata Anak Agung dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (28/7).

Melalui latihan Garuda Shield, Indonesia juga bisa melaksanakan hal besar, tentunya dengan standar protokol kesehatan yang ketat.

"Ini menunjukkan kepada dunia, khususnya Asia Tenggara, Indonesia fine fine aja kok, bahwa prosedur ketat, ya. Di mana-mana juga begitu kan," lanjutnya.

Dia justru menyesalkan adanya sekelompok orang yang nekat turun ke jalan melakukan demo menolak kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Beda dong, ketika latihan militer ini kan prokesnya ketat, olimpiade di Jepang prokesnya juga ketat, emang demo pake prokes? Kan tidak," katanya lagi.

Anak Agung kembali menekankan, latihan Garuda Shield ingin menunjukkan bahwa Indonesia telah bersiap hidup normal.

"Jadi ini poin penting bahwa we start to life like new normal, bahwa prokes harus dilakukan tentu iya, karena kita tetap waspada," pungkasnya.

Populer

Viral Video Demo PT Sentul City, Don Adam: Revolusi Dimulai dari Sentul?

Senin, 13 September 2021 | 22:01

Sentul City Sewa Preman Serobot Tanah Warga, RR: Pengusaha Berani Kurang Ajar karena Tahu Penguasa Gak Bela Rakyat

Jumat, 10 September 2021 | 01:37

Satu Suara, Menlu Meksiko, Indonesia, Korsel, Turki dan Australia Ajak Masyarakat Internasional Bantu Rakyat Afghanistan

Sabtu, 11 September 2021 | 15:36

Jokowi Rangking Tiga Tangani Covid-19, PKS: Wajar, Kalau Menhan Nomor Dua Itu Baru Pertanyaan

Kamis, 09 September 2021 | 13:10

Tito-Tjahjo Tukar Guling? Ray Rangkuti: Spekulasi PDIP Ingin Kontrol Plt Tidak Berlebihan

Rabu, 15 September 2021 | 21:22

Balas Ali Ngabalin, Ketum ProDEM: Prestasi Ko Apa, Jadi Penjilat Ko Bangga?

Senin, 13 September 2021 | 11:39

Dugaan Syafril Sjofyan, Ali Ngabalin Alami Gejala Kejiwaan

Senin, 13 September 2021 | 20:55

UPDATE

Hadirkan E-PMII, Jawaban PB PMII di Era Digital

Minggu, 19 September 2021 | 02:41

Leppami PB HMI Bareng Polri Beri Bantuan Kepada Korban Banjir di Rangkasbitung

Minggu, 19 September 2021 | 02:32

Diluncurkan Agustus, OSS UU Cipta Kerja Sudah Terbitkan Lebih Dari 200 Ribu NIB

Minggu, 19 September 2021 | 02:21

Kejar Terget Herd Immunity, Polda NTB Siapkan Mobil Jemputan Warga untuk Vaksin

Minggu, 19 September 2021 | 02:12

Oceanman Bali Diharapkan jadi Kebangkitan Pariwisata Pulau Dewata

Minggu, 19 September 2021 | 01:57

bank bjb Borong 4 Penghargaan di Ajang Human Capital Award VII-2021

Minggu, 19 September 2021 | 01:13

Diingatkan, Jaksa Agung Jangan Tempatkan Pimpinan Jaksa Berwatak Preman di NTT

Minggu, 19 September 2021 | 01:03

Kolaborasi dengan Kagama Kaltim, Kemnaker Tingkatkan Kompetensi Angkatan Kerja Indonesia

Minggu, 19 September 2021 | 00:35

ICPW Minta Emerson Tak Lebay dalam Sampaikan Kritik

Sabtu, 18 September 2021 | 23:36

Habis Dipukuli Irjen Napoleon, M. Kece Sempat Dilarikan ke RS Polri

Sabtu, 18 September 2021 | 23:23

Selengkapnya