Berita

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lili Pintauli Siregar dalam acara kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) online pemberantasan korupsi, Rabu, 28 Juli/Repro

Hukum

Kolaborasi dengan Bhayangkari Kep. Bangka Belitung, KPK Ajak Organisasi dan Kalangan Perempuan Lawan Korupsi

RABU, 28 JULI 2021 | 22:10 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Peran organisasi perempuan sangat penting dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi dan turut serta mengkampanyekan nilai-nilai antikorupsi.

Itulah sebabnya Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lili Pintauli Siregar, mengajak beberapa organisasi perempuan yang berkolaborasi dengan Bhayangkari Daerah Kepulauan Bangka Belitung ikut dalam upaya pemeberantasan korupsi.

Dalam acara kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) online pemberantasan korupsi, Lili beraharap kepada 898 orang peserta yang hadir secara daring ini, dapat memahami peran serta masyarakat, khususnya peran serta perempuan dalam upaya pemberantasan korupsi.


Selain itu, Lili berharap para peserta juga dapat berperan aktif menyebarkan nilai-nilai antikorupsi hingga berani melaporkan indikasi tindak pidana korupsi yang ada disekitarnya.

Hal ini, menurut Lili, untuk menjawab tantangan yang dihadapi sebagai seorang perempuan, Ibu, sekaligus pejabat pemerintah untuk tetap bersikap antikorupsi.

"KPK berharap di dalam rumah setiap keluarga Indonesia, ada satu orang yang bisa menjelaskan apa itu korupsi dan apa bahaya korupsi, sehingga ia bisa mencegah perbuatan koruptif setidaknya di dalam keluarganya," ujar Lili dalam keterangannya, Rabu (28/7)

Melalui upaya meningkatkan pemahaman dair kalangan perempuan, Lili meyakini sikap koruptif yang mungkin saja timbul pada setiap orang bisa distop. Paling tidak, menurutnya, produksi koruptor bisa dihentikan mulai dari rumah.

Dalam kesempatan yang sama, Psikolog, Joice Manurung menyampaikan, setiap perempuan memiliki peran dalam upaya pemberantasan korupsi dengan prinsip "SMART" yaitu Sensitive, Mature, Attitude, Responsible, Trustworthy.

Menutup kegiatan, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Kumbul Kusdwijanto Sudjadi, mengingatkan pentingnya untuk selalu bersyukur.

Menurut Kumbul, selain sebagai seorang istri, perempuan rumah tangga juga harus selalu bersyukur dan diharapkan dapat menjaga suaminya dengan selalu mengingatkan untuk tidak melakukan korupsi.

"Hindari perbuatan-perbuatan yang mendorong atau menyebabkan para suami melakukan korupsi karena desakan istri dengan berbagai alasan. Hindari juga perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan konflik kepentingan dan juga hindari gratifikasi," pungkasnya.

Dalam acara ini, juga dihadiri oleh Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Umardani dan Ketua Bhayangkari Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Nina Anang Syarif yang juga turut memberikan sambutan.

Sementara untuk peserta merupakan anggota beberapa kelompok organisasi perempuan, antara lain Bhayangkari, PKK, Jalasenastri, PERSIT Kartika Chandra Kirana, PIA Ardhya Garini, Badan Kerja sama Organisasi Wanita (BKOW), dan Polisi Wanita Kepulauan Bangka Belitung.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya