Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah/Ist

Politik

Baliho Puan Dicoret-coret, PDIP Perlu Belajar Dari Parpol Lain

SELASA, 27 JULI 2021 | 05:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perusakan baliho bergambar Puan Maharani yang terjadi di Jawa Timur dinilai sebagai kegagalan PDIP dalam mempromosikan jagoannya untuk Pilpres 2024.

Seperti diketahui, Puan yang menjabat sebagai Ketua DPP PDIP itu digadang-gadang akan diusung partai berlambang Banteng sebagai capres 2024. Namun adanya tindakan vandalisme baliho Puan menjadi sinyal penolakan dari kader daerah.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah yang menilai karakter Puan masih lemah sebagai tokoh untuk Pilpres 2024.


"PDIP perlu belajar dari partai politik lain yang lebih sistematis dalam (meraup) dukungan untuk tokoh," kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/7).

Ia lantas menjabarkan beberapa partai politik yang dianggap lebih baik dalam strategi pemasaran calon pemimpin dari kader internal.

Salah satunya Partai Golongan Karya (Golkar), partai berlambang pohon beringin ini cukup sistematis dalam mengusung calon pemimpin hingga mendapat dukungan secara nasional.

"PDIP bisa melihat Golkar yang solid lebih dulu pada Airlangga Hartarto, baru kemudian ada instruksi publisitas, dan itu nasional, bukan inisiatif daerah," lanjutnya.

"Begitu halnya dengan PKB yang konsisten menjual nama Muhaimin Iskandar. Strategi semacam ini lebih tepat," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya