Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Survei: Norwegia Lebih Takut Dengan Vladimir Putin Daripada Xi Jinping Atau Kim Jong Un

JUMAT, 16 JULI 2021 | 16:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah survei yang dilakukan oleh surat kabar Dagbladet menemukan lebih banyak orang Norwegia yang menganggap Rusia sebagai ancaman terbesar, daripada China, Korea Utara, atau Amerika Serikat.

Berdasarkan survei, 38 persen orang Norwegia menganggap Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai ancaman terbesar bagi perdamaian dunia.

Kemudian 25 persen lainnya menganggap ancaman terbesar dunia adalah Presiden China Xi Jinping, diikuti oleh Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.


Sementara Presiden AS Joe Biden sendiri dianggap ancaman oleh 4 persen orang Norwegia.

Sebanyak 7 persen mengatakan tidak satu pun dari para pemimpin dunia itu sebagai ancaman, dan 7 persen sisanya ragu-ragu.

Direktur Fridtjof Nansen Institute, Iver B. Neumann, mengaku tidak terkejut dengan hasil temuan tersebut. Menurutnya ada tiga alasan yang membuat orang Norwegia lebih takut pada Rusia.

"Pertama, kami telah melakukan kontak dekat dengan ancaman dari Rusia selama hampir satu abad. Orang-orang waspada terhadap Rusia. Kedua, Rusia jauh lebih dekat dengan kami daripada China, Korea Utara, dan AS. Ketiga, Rusia terus-menerus menggunakan kekuatan militer sebagai teater," jelasnya, seperti dikutip Sputnik.

Meksi begitu, Neumann menyebut, Rusia bukanlah kekuatan global atau negara adidaya. Moskow hanya pemain kecil dengan 145 juta penduduk dan ekonomi sebesar Spanyol.

Sebaliknya, China memiliki populasi 1,2 miliar, dengan ekonomi yang bahkan akan melampaui AS dalam waktu yang relatif singkat. Baginya, China merupakan tantangan mendatang bagi perdamaian dunia dan potensi ancaman besar.

"China adalah kekuatan yang akan mengubah banyak hal, dan sudah jelas selama 15 hingga 20 tahun terakhir. Saya akan berpikir bahwa orang-orang telah bangun ke tingkat yang lebih besar," jelas dia.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya