Berita

Poster ucapan duka atas wafatnya Ketua Majelis Syuro DPP PBB, KH. Muqaddas Murtadla/Rep

Politik

Keluarga Besar PBB Berduka, Ketua Majelis Syuro KH. Muqaddas Murtadla Wafat Setelah Berjuang Melawan Covid-19

JUMAT, 16 JULI 2021 | 15:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keluarga Besar Partai Bulan Bintang (PBB) berduka atas wafatnya Ketua Majelis Syuro DPP PBB, KH. Muqaddas Murtadla, Jumat (16/7).

Ketua Umum DPP PBB, Yusril Ihza Mahendra mengabarkan, Kiai Muqaddas meninggal dunia setelah lebih sepekan berjuang melawan Covid-19 dalam usia yang sudah lanjut.

Almarhum menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 11.45 WIB, di RS Aisiyah, Malang, Jawa Timur.


Di mata Yusril, Kiai Muqaddas adalah seorang alim dan tawaddhu. Almarhum adalah aktivis dan warga Muhammadiyah Jawa Timur.

"Sejak berdiri PBB beliau bergabung ke partai ini sampai akhirnya menjadi Ketua Majelis Syuro DPP sampai beliau wafat hari ini," terang Yusril dikutip dari akun Facebbok miliknya.

Lebih lanjut Yusril menyebutkan, Kiai Muqaddas adalah ulama yang penyabar dan halus budi bahasanya. Tausiyahnya tidak pernah menyinggung perasaan orang lain, segalanya disampaikan dengan kata-kata yang bijak.

"Itu bukan berarti beliau bukan orang yang tegas dan teguh pendirian. Beliau sangat tegas dan teguh," ujar Yusril.

Yusril mengaku sangat kehilangan dengan kepergian Almarhum. Pakar hukum tata negara ini sudah menganggap Almarhum sebagai orang tua yang selalu memberikan nasihat dan pandangan yang jernih dalam melihat persoalan-persolan politik yang rumit.

"Saya selalu menyimak kata-kata bijaknya. Kini beliau telah pergi meninggalkan kita. Saya berdoa ke hadirat Allah SWT semoga menerima segala amal kebajikan Kiai Muqaddas, mengampuni segala kekhilafannya dan memasukkan beliau ke dalam syurga jannatun naim," tuturnya.

"Beri kami kekuatan untuk meneruskan cita-cita dan perjuangan beliau. Jalan kami masih panjang," ucap Yusril melanjutkan.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya