Berita

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Prof. Zubairi Djoerban/Net

Kesehatan

Angka Kematian Covid Indonesia Tertinggi Di Dunia, Prof. Beri: Berhentilah Antisains!

SENIN, 12 JULI 2021 | 21:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Angka kematian Covid-19 di Indonesia sempat menjadi yang tertinggi di dunia pada Minggu kemarin (11/7).

Angka kasus meninggal yang mencapai 1.007 orang kemarin itu lebih tinggi dari sejumlah negara tetangga. Misalnya, India yang sebanyak 720 kasus, Rusia 749 kasus dan Brasil 597 kasus.

Melihat data itu, epidemiolog sekaligus Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Zubairi Djoerban, mengaku prihatin dengan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia.


Ditambah lagi, ia menyayangkan adanya pihak yang masih tidak percaya akan keberadaan virus Covid-19.

Dalam akun Twitternya, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) ini mengajak semua pihak untuk percaya akan bahaya Covid-19 yang didasarkan pada hasil kajian ilmiah.   

"Ahad kemarin adalah hari yang suram. Covid-19 merenggut 1.007 nyawa di Indonesia yang merupakan rekor kematian harian Covid-19 tertinggi di dunia. Lebih dari itu, angka itu bukan anonim. Ada nama sahabat saya, keluarga anda, atau orang tua anda. Berhentilah menjadi antisains," kicau sosok yang kerap disapa Prof. Beri ini, Senin (12/7).

Teranyar, masyarakat dihebohkan dengan pernyataan kontroversial dr. Lois Owien yang tak percaya dengan virus corona baru (Covid-19).

Akibat itu, dr. Lois ditangkap Bareskrim Mabes Polri pada Senin ini (12/7).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya