Berita

Bola sepakbola/Net

Jaya Suprana

Kasihan Jerman, Brasil, Dan Indonesia

SENIN, 12 JULI 2021 | 07:56 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

TAMPAKNYA saya memang harus siap menerima nasib nahas bahwa semua jagoan saya perlaya di Piala Eropa dan Piala Amerika maupun kualifikasi Piala Dunia antar negara-negara Asia-Pasifik pada masa pagebluk Corona jilid dua.

Jerman

Sementara Jerman berjaya di gelanggang pertempuran melawan Corona, ternyata harus bertekuk lutut di gelanggang pertempuran melawan kesebelasan sesama negara Eropa.


Saya menjagokan Jerman bukan dengan alasan rasional kehebatan main sepakbola yang sempat mencapai puncak kedahsyatan pada masa Beckenbauer, Mueller, Netzer, Vogt, tetapi karena alasan emosional personal subyektif akibat pada dasawarsa 70an abad XX saya pernah belajar dan mengajar sedasarwarsa di Jerman justru pada masa puncak kejayaan sepakbola Jerman sedang tanpa tandingan di planet bumi ini.

Brasil


Saya pengagum Pele. Kekaguman saya terhadap Pele serupa dengan kekaguman saya terhadap Tan Yoe Hok yang berjaya membawa bulutangkis Indonesia menjadi nomor wahid di dunia, maka Pele berjaya membawa sepakbola Brasil ke jenjang tahta singgasana tertinggi di dunia.

Brasil menjuarai Piala Dunia lima kali. Maka saya mengharap Brasil berjaya mengungguli Argentina di final Piala Amerika meski Corona masih menggila, namun Brasil diuntungkan akibat final Copa America Conmebol 2021 diselenggarakan stadion legendaris Maracana di Rio de Jainero.

Indonesia


Wajar bahwa sebagai warga Indonesia saya menjagokan tim nasional Indonesia. Wajar jika saya berharap tim nasional Indonesia bisa ikut berlaga di gelanggang perebutan Piala Dunia di Qatar pada tahun 2022.

Begitu dahsyat gelora harapan saya, sehingga saya yang tidak becus menendang bola ini memaksakan diri untuk sempat menulis buku berjudul “Mendamba Indonesia Ikut Berlaga di Piala Dunia” yang pada tahun 2019 diterbitkan Elex Media Komputindo Gramedia.

Namun ternyata harapan saya kini kandas akibat tim nasional Indonesia sudah gugur pada babak kualifikasi Piala Dunia tingkat Asia-Pasifik.

Sedih Ganda


Kini saya sedih dalam dua hal. Pertama saya sedih akibat tiga harapan saya terbukti gagal menjadi kenyataan.

Kedua saya sedih akibat memang masih ada hari esok bagi Jerman, Brasil, dan Indonesia tetapi belum tentu saya masih hidup untuk dapat menyaksikan tiga harapan saya akhirnya diperkenankan Yang Maha Kuasa untuk menjadi kenyataan.

Karena apa pun yang terjadi mau pun tidak terjadi, termasuk sepakbola mau pun mati-hidup manusia, termasuk saya di alam semesta ini sepenuhnya mutlak tergantung pada Kehendak dan Perkenan Yang Maha Kuasa. Amin.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya