Berita

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Politik

Rawan Terpapar Covid-19, Jangan Biarkan Anak Bermain Dengan Bebas

SABTU, 10 JULI 2021 | 08:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah dan masyarakat diminta mewaspadai kasus Covid-19 pada anak. Pasalnya, Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah anak-anak penderita Covid-19 di tanah air meningkat sekitar 12 hingga 15 persen.

Salah satu contohnya adalah di Sulawesi Selatan. Selama pandemi, sebanyak 5.711 anak di Sulsel dikabarkan terpapar Covid-19. Dari angka tersebut, 27 anak meninggal dunia.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta hal itu menjadi perhatian bersama Satgas Penanganan Covid-19, pemerintah pusat dan daerah. Sebab, peningkatan kasus positif pada anak merupakan preseden buruk danmengancam hilangnya generasi bangsa.


"Orang tua tidak boleh abai pada protokol kesehatan untuk anak-anaknya. Jangan biarkan anak keluar rumah atau bermain dengan bebas. Orang tua harus kreatif mengasuh anak agar mereka tidak bosan bermain dan belajar di rumah," ucap LaNyalla, Sabtu (10/7).
 
Kementerian Kesehatan mencatat kelompok umur kasus terkonfirmasi positif Covid-19 paling banyak dikontribusi pada usia 31 hingga 45 tahun yakni sebesar 29 persen. Disusul kelompok umur 19 hingga 30 tahun sebanyak 24,7 persen, dan kelompok umur 46 hingga 59 tahun sebanyak 22,4 persen.

Sementara itu, kelompok umur di atas 60 tahun mencatat sebanyak 11,3 persen, kelompok umur 6 hingga 18 tahun 9,7 persen, dan kelompok umur di bawah 5 tahun sebanyak 2,9 persen.

"Melihat data tersebut kelompok anak sampai remaja antara 0-18 tahun berkisar 12,6 dan angka produktif angkatan kerja 76,1 persen. Jadi yang rentan terpapar adalah orang dengan usia produktif dan anak-anak atau remaja," kata Senator asal Jawa Timur itu.

Dengan naiknya kasus pada anak, LaNyalla meminta agar kebijakan yang menyangkut anak harus benar-benar diperhitungkan dengan matang.

"Termasuk pembukaan pembelajaran tatap muka yang sudah diwacanakan, kemudian program vaksinasi Covid-19 yang menyasar anak-anak. Harus dikaji dengan bijak," tutur dia.

Selain kelompok usia anak-anak, peningkatan kasus positif juga terjadi pada ibu hamil.

LaNyalla kembali meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

"Kami mengingatkan untuk di rumah saja. Terutama pada kelompok usia anak-anak dan ibu hamil yang kasus Covid-19 pada kelompok ini cenderung meningkat," ucapnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya