Berita

Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra/Net

Politik

Saran Demokrat Ke Pendukung Pemerintah: Jangan Alihkan Persoalan, Fokus Pada Nyawa Rakyat

JUMAT, 09 JULI 2021 | 14:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi Partai Demokrat menyayangkan sikap para pendukung pemerintah yang bertolak belakang dengan apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menghadapi kritik.

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, para pendukung pemerintahan Jokowi cenderung reaktif dan mengalihkan perbincangan dari permasalahan utama.

"Demokrat meminta pendukung pemerintah, terutama yang ada di parlemen, lebih baik untuk fokus pada nyawa rakyat, bantu presiden, agar Indonesia tidak menjadi negara gagal. Jangan alihkan persoalan," tegas Herzaky, Jumat (9/7).


Herzaky berharap, pemerintah dan para pendukungnya untuk memastikan agar negara hadir dan bisa melayani masyarakat dalam menghadapi lonjakan kasus virus corona baru (Covid-19).

Apalagi, kata Herzaky, saat ini kondisi semakin hari semakin mengkhawatirkan. Sebab korban meninggal terus berjatuhan, bahkan dalama sehari data Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 menyentuh 1.040 orang akibat paparan virus asal Kota Wuhan, China itu.

Herzaky kemudian menyarankan kepada pendukung pemerintah membantu Jokowi dengan memastikan ketersediaan oksigen yang mulai langka.

Selain itu, masalah ketersediaan obat-obatan yang harganya naik agar distabilkan kembali.

Kata Herzaky, ketimbang reaktif kepada pihak yang mengkritik para pendukung presiden dua periode itu mencari jalan keluar atas ketersediaan tempat vaksin.

Dengan demikian, bisa difungsikan maksimal untuk rakyat.

"Tolong fokuskan semua sumber daya untuk menyelamatkan nyawa rakyat. Jangan lagi pakai hitung-hitungan ekonomi, apalagi untung rugi," kata Herzaky.

"Jangan sibuk berdialektika. Anda-anda semua yang punya segalanya. Apalagi hambatan untuk bisa berbuat yang terbaik untuk rakyat? Rakyat menunggu kerja nyata, hasil nyata. Bukan kerja, kerja, kerja, tapi hasilnya tidak sesuai harapan rakyat. Doa kami untuk seluruh rakyat Indonesia. Agar kita semua bisa melewati badai Covid-19 dan badai ekonomi ini dengan baik," imbuh dia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya