Berita

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution/Rep

Politik

Jokowi Harus Rajut Persatuan Untuk Mengatasi Covid-19, Dimulai Dengan Minta Maaf

KAMIS, 08 JULI 2021 | 18:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo diharapkan merangkul semua elemen masyarakat untuk bersama-sama mengatasi pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution saat menjadi narasumber dalam diskusi daring Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "PPKM Darurat dan Rekor Baru Covid-19", Kamis (8/7).

"Saya minta ke Pak Presiden untuk merajut persatuan dalam menghadapi Covid-19, rangkul seluruh elemen yang ada di masyarakat kita ini," ujar Syahrial.


Namun, sebelum mengajak semua lapisan masyarakat, Jokowi baiknya meminta maaf atas lonjakan kasus Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan ini, lantaran langkah-langkah antisipatif yang sering disuarakan oleh berbagai kalangan cenderung tidak diindahkan.

"Mungkin dimulai dengan minta maaf atas banyaknya yang meninggal, ribuan akibat lonjakan Covid-19," kata Syahrial.

Dia menambahkan, kekhawatiran dari berbagai masyarakat termasuk Ketua Fraksi Partai Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas terkait Indonesia bisa menjadi bangsa gagal atau failed nation akibat tidak mampu menyelamatkan rakyat dari lonjakan kasus Covid-19, sedianya dijadikan pengingat.  

Selain Syahrial, turut hadir narasumber diskusi yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL itu yakni gurubesar FKM UI Prof. Hasbullah Thabrany, dan Direktur Eksekutif Next Policy Fithra Faisal H.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya