Berita

Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani/RMOL

Politik

PPP Optimis Indonesia Tidak Akan Menjadi "Failed Nation" Seperti Yang Dikhawatirkan Demokrat

KAMIS, 08 JULI 2021 | 13:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Ketua Fraksi Partai Demokra DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas yang mengaku khawatir Indonesia akan menjadi bangsa yang gagal (failed nation) lantaran tidak mampu menyelamatkan rakyat dari pandemi Covid-19, ditepis oleh partai pendukung pemerintah yakni PPP.

"PPP optimis bahwa Indonesia tidak akan menjadi "failed nation", dan mampu melewati pandemi Covid-19 ini pada akhirnya," kata Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (8/7).

Menurut Arsul, untuk menghadapi pandemi Covid-19 ini memang membutuhkan proses hingga kesabaran serta kerja keras dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.


"Nah, PPP yakin kalau negara lain pada akhirnya bisa melewati, maka Indonesia juga akan bisa melawati pandemi ini," tegasnya.

Atas dasar itu, Wakil Ketua MPR ini mengajak semua pihak termasuk elemen-elemen masyarakat untuk bersama-sama pemerintahan turut andil menanggulangi pagebluk Covid-19 di tanah air yang semakin mengkhawatirkan.

"PPP mengajak semua kekuatan politik dan elemen-elemen masyarakat sipil untuk bersama-sama memfokuskan diri bersama jajaran pemerintahan menanggulangi Covid-19," ucap Arsul Sani.

Ibas sebelumnya mengaku khawatir Indonesia akan menjadi negara atau bangsa gagal akibat tidak mampu menyelamatkan rakyat dari pandemi Covid-19. Pasalnya, terus terjadi lonjakan kasus Covid-19, dan angka kematian yang relatif tinggi beberapa hari ini.

"Begini ya, Covid-19 makin mengganas. Keluarga kita, sahabat kita dan orang-orang di lingkungan kita banyak yang terpapar bahkan meninggal dunia. Sampai kapan bangsa kita akan terus begini? Jangan sampai negara kita disebut sebagai failed nation atau bangsa gagal akibat tidak mampu menyelamatkan rakyatnya," kata Ibas, Rabu kemarin (7/7).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya