Berita

Direktur Eksekutif PARA Syndicate, Ari Nurcahyo/Rep

Politik

PARA Syndicate: Prabowo, Puan, Hingga Airlangga Masuk Bakal Capres Potensial 2024

RABU, 07 JULI 2021 | 17:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Lembaga kajian kebijakan PARA Syndicate mencatat sejumlah nama tokoh potensial bakal calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) pada Pilpres 2024.

PARA Syndicate mengelompokkan figur yang memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas paling tinggi dalam empat klaster. Yakni, klaster kepala daerah, pimpinan partai politik, pejabat pemerintah, dan tokoh independen.

Direktur Eksekutif PARA Syndicate, Ari Nurcahyo mengatakan, nama Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto masuk dalam klaster pimpinan parpol.


Selain itu, ada nama Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga S. Uno, dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Klaster pimpinan partai ada Prabowo Subianto, Puan Maharani, Airlangga Hartarto, Sandiaga Uno, dan AHY," ujar Ari Nurcahyo dalam webinar bertajuk "Top 10 Bakal Capres 2024: Future Man vs Yesterday Man", Rabu (7/7).

Selain klaster pimpinan partai, pada klaster kepada daerah muncul nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Gubernur DKI, Jakarta Anies Baswedan, Gubenur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Selanjutnya, untuk klaster pejabat pemerintah, ada nama Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Kepala BIN Budi Gunawan, KASAD Jenderal Andika Perkasa, dan Meneg BUMN Erick Thohir.

"Lalu, untuk klaster tokoh independen ini siapa? Belum muncul. Sebetulnya, makin banyak figur ya makin ideal kontestasi," ucap Ari Nurcahyo.

Turut hadir sejumlah narasumber dalam webinar yang diselenggarakan oleh PARA Syndicate tersebut antara lain, Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia, Ray Rangkuti, dan Direktur Eksekutif SULINDO, Wempy Hadir.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya