Berita

Poster ucapan belasungkawa DPP PDI Perjunagan atas wafatnya Rachmawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Dan Keluarga Besar PDIP Berduka Atas Wafatnya Rachmawati

SABTU, 03 JULI 2021 | 12:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri turut berdukacita atas wafatnya pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno dan Universitas Bung Karno (UBK), Rachmawati Soekarnoputri, Sabtu (3/8).

"Ibu Megawati Soekarnoputri sangat berduka. Ibu Rachmawati adalah adik beliau, yang tumbuh dan sama-sama besar di Istana Negara, belajar menari bersama dan juga berjuang guna meneladani keseluruhan pemikiran dan perjuangan Bung Karno, Proklamator dan Bapak Bangsa Indonesia. Semoga husnul khatimah," kata Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi saat lalu.

Hasto menuturkan, di tengah kesedihan Megawati, Presiden kelima RI langsung berkomunikasi dengan putra tertua Almarhumah, Rommy Soekarnoputro.


Megawati mengucapkan duka cita secara langsung, dan memberikan doa terbaik baik untuk Rachmawati agar dilancarkan jalannya, diampuni dosa-dosanya, dan kepada keluarga yang ditinggal diberi kekuatan.

"PDI Perjuangan mengucapkan duka cita yang mendalam. Kami mendoakan Ibu Rachmawati dan partai memberikan penghormatan terbaik bagi Almarhumah," ujar Hasto.

Hasto menambahkan, seluruh ketentuan protokol kesehatan berkaitan dengan pemakaman Rachmawati akan diikuti dengan sebaik-baiknya.

Rachmawati Soekarnoputri menghembuskan nafas terakhir, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Sabtu pagi (3/7), pada pukul 06.22 WIB, akibat sakit yang dideritanya.

Politikus senior dengan nama lengkap Diah Pramana Rachmawati Soekarnoputri itu lahir di Jakarta pada 27 September 1950.

Rachmawati pernah dipercaya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2007-2009 pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya