Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Tulus Membantu Jokowi, Airlangga Hartarto Bekerja Sukseskan PPKM Darurat

JUMAT, 02 JULI 2021 | 11:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keberhasilan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 44 kabupaten/kota dan 6 provinsi di Jawa dan Bali tidak hanya membuat sebaran Covid-19 melandai. Tapi juga bisa mendatangkan keuntungan tertentu bagi para politisi.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, Menko Perekonomian Airlangga Hartato menjadi salah satu nama yang berpotensi menuai keuntungan.

Ini lantaran Ketua Umum Partai Golkar tersebut merupakan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) yang jadi garda depan penanganan corona.


"Jika sukses yang diuntungkan memang Airlangga,” ujar Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Jumat (2/7).

Airlangga sebagai Menko Perekonomian, sambung Ujang, bisa langsung menggenjot kerja-kerja ekonomi jika PPKM Darurat berhasil. Sehingga ekonomi Indonesia bisa benar-benar bangkit dari keterpurukan.

Di satu sisi, Airlangga sebagai pimpinan partai juga akan menuai simpati rakyat atas dedikasi pengorbanannya pada penanganan corona.

Untuk itu, Ujang memberi catatan. Katanya, Airlangga harus semakin gencar melakukan sosialisasi program PPKM Darurat kepada masyarakat agar berjalan optimal. Jangan sampai fokus itu terganggu dengan hal-hal lain, seperti pencalonan presiden.

"Airlangga mesti sosialisasi terus terkait penanganan Covid-19. Karena jika diam, maka momentumnya bisa diambil politisi lain," demikian Ujang Komarudin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya