Berita

Pengamat penerbangan Alvin Lie/Net

Politik

Alvin Lie: Kenapa Sampai Detik Ini Pemerintah Tidak Berani Tutup Gerbang Penumpang Internasional?

KAMIS, 01 JULI 2021 | 15:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah telah resmi mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali mulai 3 hingga 20 Juli 2021.

Sejumlah pengetatan dilakukan pemerintah, mulai dari penutupan mall, tempat ibadah hingga pembatasan operasional pasar dan tempat-tempat umum.

Namun demikian, dari sekian pembatasan yang dilakukan, pengamat penerbangan Alvin Lie mempertanyakan alasan pemerintah yang hanya membatasi lalu lintas orang secara domestik.


Di satu sisi, tidak ada aturan yang tegas untuk menutup gerbang perbatasan Indonesia.

“Mengapa sampai dengan detik ini pemerintah tidak berani menutup gerbang penumpang internasional?” urainya kepada wartawan, Kamis (1/7).

Alvin Lie mengingatkan bahwa varian Covid-19 menjadi ganas setelah masuknya varian dari negara lain.

Tercatat ada sebanyak 5 varian virus corona yang sudah masuk ke Indonesia. Yaitu varian Alpha atau B.1.1.7 yang pertama kali diidentifikasi di Inggris, varian Beta atau B.1.351 yang pertama kali diidentifikasi Afrika Selatan; varian Delta atau B.1.617 yang pertama kali diidentifikasi di India; varian B.1.466.2 yang pertama kali diidentifikasi dari Papua Nugini.

Terakhir adalah varian B.15.2.5 yang pertama kali ditemukan di Kepulauan Riau dari pelancong asal Malaysia.

Alvin Lie menekankan bahwa varian Covid-19 berasal dari negara lain. Kemudian varian itu meluas karena mobilitas domestik.

“Jadi percuma batasi mobilitas domestik jika gerbang Internasional terus dibuka,” tutupnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya