Berita

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera/Net

Politik

Vaksin Dan PPKM Berjilid-jilid Penting, Tapi Bukan Ukuran Mengendalikan Pandemi

KAMIS, 01 JULI 2021 | 12:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah pemerintah menggenjot vaksinasi memang merupakan salah satu ikhtiar dalam mencegah sebaran Covid-19 yang dalam beberapa pekan terakhir kasusnya melonjak drastis di tanah air. Begitu juga dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang baru saja diumumkan Presiden Joko Widodo.

Namun begitu, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengingatkan bahwa vaksinasi dan PPKM bukan ukuran untuk mengendalikan pandemi.

“Vaksin/PPKM berjilid-jilid penting tapi tidak bisa jadi ukuran mengendalikan pandemi,” tuturnya kepada wartawan, Kamis (1/6).


Mardani menekankan bahwa perencanaan hingga implementasi manajemen krisis yang bisa mengkombinasikan prioritas kesehatan dan ekonomi masyarakat adalah kunci yang sesungguhnya.

Dalam hal ini, dibutuhkan kepemimpinan yang kuat, teladan, dan kompeten. Sehingga bisa menyediakan indikator terstruktur, teratur, dan terukur (3T).

“Pak Jokowi tidak hanya jadi panglima yang kuat, tapi harus bisa jadi teladan bagi masyarakat. Kebijakan yang pemerintah ambil saat ini sudah tidak bisa mengakomodasi situasi penularan,” sambung Mardani.

Menurutnya, pemerintah harus hadir menyamakan langkah di berbagai daerah agar fasilitas kesehatan yang mulai kolaps, jumlah pasien yang kian bertambahm hingga mobilitas masyarakat yang masih tinggi bisa tertangani.

“Pemerintah juga harus hadir guna menyamakan langkah di berbagai daerah. Tak jarang, daerah kesulitan melakukan penutupan skala mikro karena ketiadaan koordinasi dengan wilayah lain,” tutupnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya