Berita

Jaya Suprana/Ist

Jaya Suprana

Ojo Dumeh Teori Dawai

KAMIS, 01 JULI 2021 | 07:48 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

KARENA istilah string dikenal dalam alam musik sebagai jenis alat musik dan jenis orkestra yang paling saya gemari, maka wajar apabila sebagai seorang pembelajar musik saya tertarik pada apa yang disebut sebagai string theory.

Beda

Namun saya terkejut sebab ternyata istilah string untuk teori ilmu fisika sama sekali beda dengan string di musik sebagai seni maupun musik.


Ternyata string theory beda dari string orchestra maupun string instruments meski jika digotak-gatukkan bisa saja akhirnya ada juga keterkaitannya.

Karena istilah string berasal dari bahasa Inggris maka saya menyimak apa kata Oxford Dictionary tentang string theory sebagai berikut: A cosmological theory based on the existence of cosmic strings.

Sementara menurut Free Dictionary, string theory adalah a theory in physics in which tiny stringlike objects have modes of vibration that correspond to elementary particles. Such objects exist in a spacetime that has more dimensions than the familiar three dimensions of space, some of which are thought to be exceedingly small. String theory seeks to unify gravity with quantum theory.

Ensiklopedi Britannica malah lebih panjang-lebar lagi: a theory in particle physics that attempts to merge quantum mechanics with Albert Einstein’s general theory of relativity.

The name string theory comes from the modeling of subatomic particles as tiny one-dimensional “stringlike” entities rather than the more conventional approach in which they are modeled as zero-dimensional point particles.

The theory envisions that a string undergoing a particular mode of vibration corresponds to a particle with definite properties such as mass and charge.

In the 1980s, physicists realized that string theory had the potential to incorporate all four of nature’s forces—gravity, electromagnetism, strong force, and weak force—and all types of matter in a single quantum mechanical framework, suggesting that it might be the long-sought unified field theory.

While string theory is still a vibrant area of research that is undergoing rapid development, it remains primarily a mathematical construct because it has yet to make contact with experimental observations.


Jika diindonesiakan maka string theory menjadi teori dawai.

Ojo Dumeh

Sebenarnya saya ikhlas manut apapun kata orang tentang teori dawai namun saya yang sudah terlanjur terdidik untuk ojo dumeh merasa kurang nyaman atas ada yang arogan menyatakan teori dawai adalah theory of everything alias teori segala-galanya di alam semesta ini.

Seolah teori dawai berjaya meletakkan manusia setara dengan Yang Maha Tahu dalam hal tahu segala-galanya di alam semesta ini.

Kekurang-nyamanan saya makin tidak nyaman setelah mengetahui bahwa konon di atas string theory masih ada superstring theory yang menaga-nagakan bahwa di atas teori segala-galanya naga-naganya masih ada teori yang lebih segala-galanya ketimbang segala-galanya.

Maka saya memutuskan untuk cukup sampai di sini saja saya menulis naskah tentang teori dawai, agar jangan sampai saya terhanyut ke arus gelombang kedumehan sehingga terkebur merasa lebih tahu ketimbang Yang Lebih Tahu.

Mohon dimaafkan oleh yang tidak percaya Tuhan ada bahwa saya percaya Tuhan ada.

Akibat keyakinan bahwa Tuhan ada maka saya sadar diri bahwa saya hanya sesosok mahluk tidak tahu apa-apa tentang alam semesta maupun alam bukan semesta, maka lebih baik saya bertahan di dalam rasa ketidaktahuan sambil mempersilakan orang lain untuk merasa serbatahu segala-galanya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya