Berita

Kepala KSP Moeldoko/Net

Politik

Politisi Demokrat: Yang Mulia Pak Jokowi, Kenapa Moeldoko Masih Dibiarkan Berbuat Tidak Senonoh

RABU, 30 JUNI 2021 | 16:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap Presiden Joko Widodo semakin dipertanyakan oleh kader Partai Demokrat mengenai keterlibatan Kepala KSP Moeldoko yang terus-menerus melakukan tindakan "tidak senonoh" terhadap Demokrat.

Di satu sisi Jokowi meminta semua pihak mengkritik dengan tata krama dan santun seperti tanggapannya terhadap kritikan dari BEM UI. Namun pada sisi lain, Jokowi justru membiarkan Moeldoko yang jelas-jelas secara serampangan berupaya membegal partai yang berdaulat.

Demikian disampaikan politikus Partai Demokrat, Yan Harahap kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (30/6).


Yan Harahap pun mencoba menyampaikan kritik dengan santun kepada Presiden Jokowi.

"Baik, dengan santun: Yang Mulia Pak Jokowi, kami kader Demokrat mempertanyakan, mengapa Yang Mulia masih membiarkan Saudara Moeldoko menjadi KSP di Istana, sementara yang bersangkutan berupaya mengambil Partai Demokrat dengan cara yang tidak 'senonoh'," kata Yan Harahap.

Apalagi, lanjut Yan, mantan Panglima TNI itu tidak sekali dua kali mengumbar kebohongan kepada publik demi ambisi merebut partai yang sah dan konstitusional di bawah kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Moeldoko bahkan berbohong ke publik berkali-kali? Mengapa (Pak Jokowi)?" ucapnya.

Setelah Moeldoko berupaya membegal Partai Demokrat dan akhirnya kalah, dia terus membuat perlawanan.

Moeldoko menggugat keputusan pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang tidak menerima kepengurusan Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya