Berita

Meme "Jokowi The King of Lip Service" yang dibuat dan diunggah Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) pada akhir pekan lalu/Repro

Politik

Dukung Kritikan BEM UI, Ketua BEM UHAMKA: Jokowi The King Of Lip Service Itu Realita!

SELASA, 29 JUNI 2021 | 22:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kritikan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) soal Meme Presiden Joko Widodo "The King of Lips Service" menjadi isu nasional, karena didukung masyarakat umum hingga BEM universitas lain.

Terbaru, BEM Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA), ikut mendukung dan menyuarakan persoalan yang sama seperti BEM UI, yaitu masalah kepemimpinan Presiden Jokowi.

Ketua BEM UHAMKA, Zulfikar Maulana mengutarakan, pesan yang disampaikan oleh rekan-rekannya di BEM UI berupa gambar meme adalah fakta yang bermakna "pernyataan Presiden Jokowi acap kali hanya celoteh belaka".


"Apa yang disajikan oleh kawan-kawan BEM UI itu bukan hoax tapi realita yang terjadi," ujar Zulfikar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/6).

Menurut Zul, sapaan karib Ketua BEM UHAMKA itu, menyuarakan kritikan untuk perbaikan negara adalah salah satu karakter dari mahasiswa.

"Jangan salahkan jika tabir terkuak dan sedikit menyentil karena memang mahasiswa mengatakan apa adanya," kata dia.

Di samping itu, Zul menyesalkan Rektorat UI yang memanggil BEM UI pasca menyuarakan aspirasinya melalui media sosial. Menurutnya, hal itu semakin menunjukkan bahwa kebebasan berpendapat civitas akademika telah dikangkangi.

"Pemanggilan tersebut membuka mata kita semua bahwa adanya ruang untuk memotong kebebasan berpendapat dikalangan mahasiswa," sesalnya.

Padahal, lanjut Zul, mahasiswa termasuk BEM UI sadar betul bahwa negara ini masih banyak persoalan-persoalan yang belum tuntas. Sehingga bukan tidak mungkin mahasiswa aka membuat gelombang protes yang lebih besar pasca kejadian BEM UI ini.

"Dengan adanya kejadian ini akan menimbulkan gelombang pergerakan mahasiswa baik secara fisik ataupun media," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya