Berita

Anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip/Net

Politik

Komisi IV: Konflik Petani Dan PTPN V Bisa Diselesaikan Dengan Duduk Bersama

SELASA, 29 JUNI 2021 | 11:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Konflik antara PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V dan para petani yang tergabung dalam Koperasi Petani Sawit Makmur atau Kopsa M di Desa Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Riau, bisa diselesaikan dengan duduk bersama.

Anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip menjelaskan bahwa memang tidak sedikit petani yang berkonflik dengan perusahaan perkebunan. Salah satu solusi terbaik menurutnya adalah duduk bersama untuk bermusyawarah.

"Jika mentok, maka pihak yang merasa dirugikan bisa menempuh jalur hukum," ujarnya kepada wartawan, Selasa (28/6).


Di satu sisi, I Made Urip mengatakan bahwa pihaknya sebagai komisi yang membidangi perkebunan, pertanian dan kehutanan membuka diri untuk mencari jalan keluar masalah ini.

"Untuk mengetahui duduk persoalannya, bisa saja Komisi IV DPR memanggil PTPN V dan juga pihak petani untuk mencari jalan keluar," demikian politisi PDIP itu.

Dalam konflik ini, Kopsa M bahkan telah melaporkan PTPN V ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dan KPK atas dugaan tindak pidana korupsi. Pelaporan didampingi langsung oleh Tim Advokasi Keadilan Agraria Setara Institute.

Dugaan korupsi yang dilaporkan adalah pembiaran lahan 500 hektare yang diserahkan oleh Kopsa M ke negara melalui PTPN V sebagai upaya memenuhi kewajiban dilaksanakannya kerja sama pembangunan kebun.

Dijelaskan Koordinator Tim Advokasi Keadilan Agraria-Setara Institute, Disna Riantina, lahan tersebut oleh PTPN V dibiarkan dan sengaja tidak dibukukan sebagai kekayaan negara, sehingga beralih kepemilikan dan menimbulkan kerugian negara.

Akibat tindakan tersebut, kata Disna, negara dirugikan kurang lebih Rp 134 miliar. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya