Berita

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi/Net

Dunia

Negara-negara G20 Dukung Presidensi Indonesia Tahun Depan

SELASA, 29 JUNI 2021 | 09:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dukungan mengalir dengan deras untuk Indonesia yang akan memegang presidensi kelompok negara G20 pada tahun depan.

Komitmen negara-negara G20 untuk membantu kesuksesan presidensi Indonesia disampaikan dalam pertemuan para menteri luar negeri G20 di Italia.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan, Indonesia telah menjadi bagian dari troika G20 bersama Arab Saudi dan Italia untuk mempersiapkan diri.


Selama di Italia, Retno melakukan sejumlah pertemuan bilateral. Pada 27 Juni, ia bertemu dengan Menlu Italia dan Menlu Kanada. Kemudian pada 18 Juni, ia bertemu dengan Menlu Brunei Darussalam, Menlu India, Menlul Jepang, Menlu Singapura, dan Menlu Spanyol.

"Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, secara singkat saya menjelaskan visi presidensi Indonesia, yaitu memusatkan perhatian pada pemulihan global pasca pandemi," ujar Retno dalam keterangannya yang diterima redaksi pada Selasa (29/6).

Retno menekankan, pemulihan tersebut harus bersifat kuat dan inklusif, serta bermanfaat bagi semua negara di dunia.

"Kita akan membangun konsensus menjadi bridge builder dan memastikan kepentingan negara berkembang tercermin dalam keputusan-keputusan G20," lanjutnya.

Menlu perempuan pertama di tanah air itu juga membeberkan sejumlah isu yang akan menjadi prioritas selama presidensi Indonesia tahun depan, yaitu produktivitas, ketahanan, keberlanjutan, kemitraan, dan kepemimpinan global.

Indonesia, lanjutnya, akan mendorong terciptanya lingkungan yang kondusif bagi pembangunan yang berkelanjutan, inklusif dan hijau, termasuk melalui penguatan ekonomi digital, pemberdayaan perempuan dan pemuda.

"Saya berbesar hati karena seluruh negara yang saya temui menyatakan dukungan kuat mereka bagi keberhasilan presidensi G20 Indonesia," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya