Berita

Sukacita para pemain Swiss usai memaksa pulang Prancis dari Euro 2020/Net

Sepak Bola

Penalti Mbappe Digagalkan Sommer, Prancis Susul Portugal Pulang Lebih Awal

SELASA, 29 JUNI 2021 | 07:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kejutan besar terjadi di babak 16 besar Euro 2020. Sang juara Piala Dunia 2018, Prancis, yang penuh dengan pemain berkelas dunia, dipaksa pulang lebih cepat oleh Swiss.

Harus diakui, penampilan Swiss di Stadion National Arena, Bucharest, pada Selasa dinihari tadi (29/6) memang patut diacungi jempol. Mereka tak menunjukkan rasa inferior di hadapan tim raksasa Prancis.

Faktanya, Swiss mampu unggul lebih dulu melalui sundulan Haris Seferovic saat laga baru berlangsung 15 menit.


Upaya Prancis untuk menyamakan kedudukan di babak pertama selalu kandas di hadapan benteng Swiss yang kokoh bak pegunungan Alpen. Prancis tertinggal 0-1 hingga babak pertama berakhir.

Bahkan, andai tendangan penalti Ricardo Rodriguez tak ditepis Hugo Lloris pada menit 55, Swiss mampu menggandakan keunggulan mereka. Lloris menebak dengan tepat arah tendangan Rodriguez.

Les Bleus pun bangkit di babak kedua. Dalam tempo 2 menit, Prancis mampu membalikkan keadaan oleh 2 gol beruntun Karim Benzema. Bahkan mereka makin meninggalkan Swiss saat Paul Pogba membuat Prancis unggul 3-1 pada menit 75.

Di luar dugaan, Swiss yang tampil nothing to lose mampu mengejar ketinggalan di sisa waktu babak kedua. Lagi-lagi, sundulan Seferovic mampu memperdayai Lloris. Disusul tendangan dari luar kotak penalti Gavranović pada menit 90, memaksa laga berlanjut ke perpanjang waktu.

Namun, selama 30 menit, tak ada gol yang mampu diciptakan oleh kedua tim. Hingga laga harus dipastikan melalui adu tendangan penalti.

Gavranovic yang maju sebagai eksekutor pertama Swiss menjalankan tugasnya dengan baik. Begitu pula dengan Pogba di kubu Prancis.

Hingga penendang kelima, Swiss tak pernah gagal mencetak gol.

Sial bagi Prancis. Kylian Mbappe yang jadi penendang kelima gagal menjalankan tugasnya. Tendangan penyerang PSG itu mampu dihalau oleh Yann Sommer. Swiss pun melenggang ke perempat final.

Ada momen menarik usai Sommer menggagalkan penalti Mbappe. Kiper Borussia Monchengladbach itu sempat ragu-ragu kalau Mbappe adalah penendang kelima Prancis. Begitu yakin kalau Swiss memenangkan pertandingan, Sommer langsung berlari ke arah suporter mereka di sudut stadion sambil diikuti para pemain Swiss lainnya.

"Saya sangat bangga dengan tim. Kami selalu percaya. Apapun yang terjadi di pertandingan, tak peduli jika kami terpuruk atau segalanya tak berjalan baik, kami bermain hingga akhir laga. Kami tak pernah menyerah. Apapun bisa terjadi," ucap Sommer kepada euro2020.com, Selasa (29/6).

Saat Swiss bersuka ria, Prancis jelas berduka. Raut wajah para penggawa Les Bleus tak bisa menyembunyikan kekecewaan mereka usai Mbappe gagal mengeksekusi penalti.

"Penalti seperti sebuah undian," kata bek Prancis, Raphael Varane kepada TF1, (29/6)."Kami harusnya bisa mencetak gol di perpanjangan waktu karena kami punya beberapa peluang. Ini sebuah kekecewaan besar. Kini kami harus fokus ke sasaran berikutnya."

Prancis pun mengkuti jejak Portugal sebagai sesama wakil Grup F yang harus tersingkir di babak 16 besar. Grup F yang merupakan Grup Neraka kini menyisakan Jerman yang akan menghadapi Inggris pada Selasa malam ini.

Prancis 3-3 Swiss
(Benzema 57', 59', Pogba 75'- Seferović 15', 81', Gavranović 90') -
Swiss menang adu penalti 5-4

Prancis: Lloris; Varane, Lenglet (Coman 46, Thuram 111), Kimpembe; Pavard, Pogba, Kanté, Rabiot; Griezmann (Sissoko 88); Mbappé, Benzema (Giroud 94)
Pelatih: Didier Deschamps

Swiss: Sommer; Elvedi, Akanji, Rodríguez (Mehmedi 87); Widmer (Mbabu 73), Freuler, Xhaka, Zuber (Fassnacht 79); Shaqiri (Gavranović 73); Embolo (Vargas 79), Seferović (Schär 97)
Pelatih: Vladimir Petkovic.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya