Berita

Wakil Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad), Annisa Pohan/Net

Politik

Annisa Pohan: Indonesia Bangkit Yuk! Jauhkan Diri Dari Racun Buzzers

SENIN, 28 JUNI 2021 | 14:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebuah pesan disampaikan artis cantik Annisa Pohan kepada para warganet. Dalam pesan tersebut, istri dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu mengajak netizen untuk membela yang benar.

“Membela yang benar, bukan membela yang kamu pikir benar,” tegasnya lewat akun Twitter pribadi, Senin (28/6).

Namun demikian, Annisa yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) itu menekankan bahwa pembelaan harus turut dilakukan dengan cara yang benar pula.


Dia juga tidak ingin warganet membela yang dipikir benar dengan cara-cara yang salah.

“Membela yang benar dengan cara yang benar, bukan membela yang kita pikir benar dengan cara yang “dibenar-benarkan”. Kebenaran vs pembenaran,” urainya.

Annisa Pohan sendiri sempat berkicau mengenai keresahannya pada pendengung atau buzzer di dunia maya. Dia merasa aneh dengan apa yang didengungkan para buzzer.

Ini lantaran para buzzer kerap mendengungkan narasi yang islamphobia. Salah satu saat muncul sebuah film animasi Nussa yang kemudian dinyinyiri dengan alasan radikal dan intoleran.

Padahal, kata Annisa, film bernuansa Islam tersebut memiliki kandungan nilai-nilai yang positif.

Annisa Pohan merasa aneh dengan sikap buzzer yang Islamphobia karena dia yakin di antara para buzzer itu ada yang beragama Islam.

“Kenapa ya buzzer-buzzer itu islamophobia padahal dirinya juga Islam,” tuturnya.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat Indonesia untuk bangkit dan menjauhkan diri dari narasi-narasi negatif yang didengungkan buzzer.

“Indonesia bangkit yuk! Jauhkan diri dari racun-racun buzzers,” ajaknya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya