Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Luncurkan Kereta Listrik Di Tibet, Dekat Perbatasan India

JUMAT, 25 JUNI 2021 | 16:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China telah meluncurkan kereta listrik pertamanya di Tibet, Himalaya, dekat dengan perbatasan India.

Kereta tersebut menghubungkan ibukota provinsi Lhasa dengan Nyingchi, kota penting yang strategis yang terletak di dekat negara bagian Arunachal Pradesh, India.

China menganggap Arunachal Pradesh sebagai bagian dari Tibet selatan dan menentang setiap kegiatan oleh India di wilayah tersebut.


Rute Kereta Api Sichuan-Tibet sepanjang 435,5 km diresmikan pada Jumat (25/6), menjelang perayaan seratus tahun Partai Komunis China (PKC) pada 1 Juli.

Menurut laporan, kereta api Fuxing akan dapat melakukan perjalanan dari Lhasa ke Shannan dalam 1 jam 10 menit dan ke Nyingchi dalam 3 jam 29 menit.

"Penyelesaian dan pembukaan lalu lintas sangat penting untuk memperkuat kontak dan pertukaran antara Tibet dan wilayah lain, dan memainkan peran penting dalam menjaga persatuan etnis, mengkonsolidasikan stabilitas di daerah perbatasan, serta meningkatkan revitalisasi pedesaan," kata Cina National Railway Corporation, seperti dikutip Sputnik.

Tahun lalu, Presiden China Xi Jinping telah menginstruksikan para pejabat untuk mempercepat pembangunan proyek kereta api baru. Dia mengatakan jalur kereta api baru akan memainkan peran kunci dalam menjaga stabilitas perbatasan.

Beijing juga telah meningkatkan infrastrukturnya di sekitar Garis Kontrol Aktual, perbatasan antara India dan China.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya