Berita

Pesawat Ryanair/Net

Dunia

ICAO Akan Tinjau Insiden Pembajakan Pesawat Ryanair Oleh Belarus Pada Akhir Bulan Ini

JUMAT, 25 JUNI 2021 | 12:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) akan meninjau laporan kerja terkait insiden pembajakan pesawat Ryanair di atas langit Belarus pada 23 Mei lalu.

Utusan Rusia untuk ICAP Sergei Gudkov pada Kamis (24/6) mengatakan tinjauan akan dilakukan pada 28 Juni, bukan 25 Juni seperti yang direncanakan semula.

"Baru saja terungkap bahwa Dewan ICAO menunda pertimbangan laporan sementara dari Jumat ke Senin," ujarnya, seperti dikutip TASS.


Gudkov mengatakan Sekretariat ICAP telah menerbitkan dokumen kerja tentang insiden penerbangan Ryanair. Ia menambahkan, dokumen tersebut pada dasarnya tidak memiliki kesimpulan awal, sementara komisi yang dibentuk masih belum dapat memulai penyelidikannya karena belum menerima semua bahan yang diperlukan.

Pihak berwenang Belarusia menginformasikan pada Kamis bahwa mereka telah dikirimi laporan sementara tentang insiden tersebut.

Pada 23 Mei, penerbangan Ryanair tujuan Vilnius yang lepas landas dari Athena terpaksa melakukan pendaratan darurat di ibukota Belarusia, Minsk, setelah ada laporan ancaman bom.

Sebuah jet Mikoyan MiG-29 dikerahkan untuk mengawal pesawat ke Minsk.

Pihak berwenang Belarus kemudian menetapkan bahwa Roman Protasevich, yang dicari di Belarus sebagai salah satu pendiri saluran Telegram Nexta, yang diakui oleh pihak berwenang Belarus sebagai ekstremis, termasuk di antara penumpang penerbangan tersebut. Dia kemudian ditahan oleh agen penegak hukum Belarus.

Setelah insiden itu, Uni Eropa melarang perusahaan penerbangan Belarus mengoperasikan penerbangan ke bandara Uni Eropa dan menggunakan wilayah udara Uni Eropa, serta merekomendasikan agar maskapai penerbangan Eropa menghindari wilayah udara Belarus.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya