Berita

Ketua Badan Advokasi Hukum DPD Partai Demokrat Aceh, Hendry Rachmadhani/Ist

Politik

Minta Semua Pihak Tidak Medikte KPK, Demokrat Aceh: Apalagi Sampai Melakukan Fitnah

JUMAT, 25 JUNI 2021 | 11:07 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemeriksaan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Aceh dan swasta oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai telah dipolitisasi oleh pihak-pihak tertentu yang ingin mengarahkan dan mendikte kerja KPK di Aceh.

"Jika terus dibiarkan dikhawatirkan akan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat," kata Ketua Badan Advokasi Hukum DPD Partai Demokrat Aceh, Hendry Rachmadhani, melalui keterangannya, Kamis (24/6).

Menurut Hendry, ada upaya mengadu domba antara masyarakat Aceh dan pemimpinnya. Perilaku yang dilakukan telah mempolitisasi kerja penegakan hukum yang sedang dilakukan oleh KPK.


Hendry menilai mereka mengiring opini masyarakat dan menyerang kehormatan Gubernur Aceh. Praktik itu merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan.

"Karena kita hidup di negara hukum dan berpegang pada asas equality before the law, di mana setiap orang mempunyai kedudukan yang sama dimata hukum," tegas Hendry, dikutip Kantor Berita RMOLAceh.

Hendry mengingatkan kepada semua pihak agar dapat menghormati kerja penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK. Tidak bereaksi berlebihan dengan melakukan tindakan yang melawan hukum yang dapat merusak perdamaian.

"Apalagi sampai melakukan fitnah dengan aksi vandalisme di ruang publik," ucap Hendry.

Hendry menilai KPK pasti akan berkerja secara transparan dan profesional untuk tujuan keadilan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya