Berita

Pendakwah kondang Habib Rizieq Shihab/Net

Hukum

Penasihat Hukum Habib Rizieq Berharap Hakim Beri Keputusan Secara Adil Dan Benar

KAMIS, 24 JUNI 2021 | 11:15 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim Penasihat Hukum (PH) terdakwa Habib Rizieq Shihab (HRS) berharap Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengadili perkara hasil swab test Covid-19 RS Ummi Bogor dapat memvonis dengan adil dan benar.

Harapan tersebut disampaikan langsung salah satu tim PH Habib Rizieq, Azis Yanuar disela-sela sidang vonis atau putusan sedang berlangsung.

"Semoga sidang hari ini lancar dan majelis hakim akan memutuskan dengan adil dan benar," ujar Azis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (24/6).


Azis pun menilai, terdapat tiga jenis hakim. Pertama, Hakim yang tahu keadilan dan kebenaran. Sehingga memutuskan suatu perkara dengan adil dan benar.

Jenis hakim yang kedua adalah, hakim yang tahu keadilan dan kebenaran, tetapi memutuskan suatu perkara dengan zalim atau tidak adil dan tidak benar.

Yang ketiga kata Azis, adalah hakim yang tidak tahu keadilan dan kebenaran, sehingga memutuskan suatu perkara dengan zalim

"Saya berdoa hari ini majelis hakim akan jadi hakim golongan pertama. Hakim yang masuk surga. Karena jika golongan kedua dan ketiga maka di neraka," pungkas Azis.

Dalam perkara hasil Swab test Covid-19 RS Ummi Bogor, Habib Rizieq dituntut oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman enam tahun penjara.

Sementara itu, sidang yang sudah dimulai sejak pukul 09.45 WIB ini masih berlangsung. Majelis Hakim masih membacakan pertimbangan-pertimbangan sebelum menyampaikan putusannya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya