Berita

Joko Widodo dengan Prabowo Subianto dalam satu kesempatan/Net

Politik

Pak Qodari, Kalau Mau Hindari Polarisasi Ngapain Jokowi Dan Prabowo Disuruh Maju Lagi?

RABU, 23 JUNI 2021 | 21:23 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Alasan M Qodari dan relawan Jokpro menduetkan Jokowi dengan Prabowo pada gelaran Pilpres 2024 untuk menghindari polarisasi dirasa tak cukup kuat.

Menurut pendiri Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti, jika kekhawatiran adanya polarisasi, mengapa tidak menghimbau agar mantan Walikota Solo dan Ketua Umum Gerindra itu tidak lagi maju pada Pilpres yang akan datang?

"Jika dimaksudkan untuk mencegah polarisasi di tengah masyarakat, maka pak Jokowi dan Prabowo justru dihimbau untuk tidak lagi ikut konstestasi pemilu," kata Ray dalam keterangan tertulis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/6).


Menurut Ray, langkah ini lebih murah lantaran tidak perlu adanya amandemen untuk priode jabatan presiden. Ditambah, Prabowo memiliki alasan cukup kuat agar tak lagi "main" saat Pilpres 2024 dengan alasan etik.

"Karena sudah tiga kali terlibat pencalonan presiden atau wakil presiden. Sudah saatnya memberi kesempatan kepada generasi berikutnya," tandas Ray.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya