Berita

Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis/Net

Politik

Kuasa Hukum BirinMU Somasi Dosen, Margarito Kamis: Pernyataan Uhaib Standar Dan Wajar

MINGGU, 20 JUNI 2021 | 00:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Somasi tim kuasa hukum pasangan calon Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor-Muhidin (BirinMu), kepada dosen Universitas Islam Kalimantan (Uniska), Muhammad Uhaib As’ad, dinilai sebagai tindakan yang tidak perlu.

Tim Kuasa Hukum Sahbirin Noor-Muhidin (BirinMu) melayangkan peringatan keras kepada Uhaib terkait sejumlah kritikan dari sang dosen.

Salah satu pernyataan Uhaib yang dipersoalkan adalah, “Ini bukan soal menang kalah, tapi soal proses demokrasi PSU yang benar-benar diwarnai kecurangan, politik uang, mobilisasi massa, dan hilangnya hak pemilih warga. Malpraktik PSU 9 Juni ini terjadi di mana-mana. Problem demokrasi PSU ini sangat wajar. Dan bahkan wajib dibawa ke MK.”


Namun, menurut pakar hukum tata negara, Margarito Kamis, apa yang sampaikan Uhaib merupakan pernyataan yang sangat wajar.

"Kalau ada dosen yang mengatakan seperti itu adalah hal yang sangat wajar, sangat standar," ujar Margarito kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (19/6).

Dijelaskan Margarito, dalam sistem di Indonesia memang jika ada perbedaan ada ketidaksesuaian aturan dalam Pemilu atau Pilkada maka semua akan dikoreksi oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

"Tidak ada sistem di Indonesia ini selain cara yang dibilang dosen itu, kalau ada kekeliruan dalam pilkada, koreksi akhirnya ada di Mahkamah Konstitusi, itu sistem," jelasnya.

Margarito pun berharap somasi yang dilayangkan tim kuasa hukum BirinMu dapat diabaikan oleh penegak hukum.

"Saya berharap aparatur hukum abaikanlah somasi itu," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya