Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Menghayati Filsafat Cakra Manggilingan

SABTU, 19 JUNI 2021 | 12:28 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

ILMUAN filsafat Indonesia fokus Kejawen yang dipercaya menjadi ketua penyelenggara forum Philofest ID 2021, DR. Dika Sri Pandanari memberi kehormatan berupa sebuah kisah tanggapan terhadap buku tulisan sederhana saya yang berjudul "Pedoman Menuju Tidak Bahagia".

Bagi saya yang sedang berikhtiar mempelajari filsafat Jawa, kisah tanggapan DR. Dika sangat berharga memperluas wawasan pandang sempit saya karena adiluhur bersuasana Cakra Manggilingan sebagai berikut:

"Saya ingat dulu ketika kakek saya menceritakan tentang pengalamannya di masa muda, Mbah Kung bilang hidup semua orang mirip cakra manggilingan.


Menurutnya banyak orang termasuk Mbah Kung (di masa muda) merasa hidup harus diupayakan sedemikian rupa supaya selalu bahagia.

Tapi selalu saja ada masalah, terduga maupun tidak.

Dulu waktu masih muda katanya, ketika dapat masalahya sedih.

Sedihnya dua: karena sedang menghadapi masalah dan karena kehilangan kesempatan untuk bahagia.

Tapi semenjak cucu-cucu sudah besar, sudah bisa punya cukup waktu untuk mengingat masa lalu dengan lebih matang, ternyata yang namanya hidup itu bisa bahagia dengan rasa syukur karena sudah dikasih kemampuan Tuhan untuk terus bertahan di saat bahagia dan tidak bahagia, dan karena sudah dikasih kemampuan untuk mengerti kalau bahagia itu ndak mungkin kalau ndak dibarengi dengan ketidakbahagiaan.

Akhirnya, buat Mbah Kung yang namanya bahagia itu ndak seperti anak panah ditembakkan lalu berhenti tepat mengenai sasaran, melainkan bisa merasakan hidup yang muter-muter, kadang di atas kadang di bawah seperti Cakra Manggilingan".

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya