Berita

Data keterisian rumah sakit di Kota Bandung yang dihimpun Inisiator Pandemic Talks, Firdza Radiany per Jumat, 18 Juni/Repro

Kesehatan

Sebagian RS Di Kota Bandung Sudah Penuh

JUMAT, 18 JUNI 2021 | 20:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sebaran virus Covid-19 kembali mengancam sistem kesehatan Indonesia.

Satu daerah di Jawa Barat, yakni Kota Bandung, kini tengah mengalami kondisi yang tidak mudah.

Berdasarkan data yang dihimpun Inisiator Pandemic Talks, Firdza Radiany, tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate) di Kota Bandung sudah mengkahwatirkan.


Ia memaparkan dalam bentuk gambar ilustrasi berjudul "Health System Kota Bandung Kolaps" yang diunggah melalui akun Twitternya, Jumat (18/6).

"Health System Kota Bandung Kolaps?" cuit Firdza bersaman dengan unggahannya.

Dijelaskan dalam gambar yang diposting Firdza, tingkat keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung sebagian sudah hampir dan beberapanya mencapai 100 persen.

Jika dirinci, ada empat RS yang tingkat keterisiannya sudah 100 persen yaitu RS Umum Al Islam Bandung, RS Umum Bungsu, RS Ibu dan Anak Limijati, dan RS Umum Hermina Pasteur.

Sementara, jumlah RS yang keterisiannya nyaris 100 persen sebanyak tujuh RS. Di antaranya, RS Umum Santosa Hospital Bandung Central, RS Umum Santo Borromeus, RS Khusus Mata Cicendo, RS Umum Kebonjati, RSU Bhayangkara Tk II Sartika Asih, RS Umum Advent Bandung, dan RS Umum Immanuel Bandung.

Sisanya yang sebanyak 10 RS, tingkat keterisian pasien Covid-19 sudah mencapai sekitar 80 persen ke atas.

Berikut 10 RS rujukan di Kota Bandung dari total 21 RS yang memiliki tingkat keterisian 80 persen ke atas.

1. RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu: 89,41 persen
2. RS Umum Santosa Hospital Bandung Kopo: 88,82 persen
3. RS Ibu dan Anak Kota Bandung: 88,54 persen
4. RS Umum Hermina Arcamanik: 88,46 persen
5. RS Umum Muhammadiyah: 86,11 persen
6. RSAU dr. M. Salamun: 84,85 persen
7. RS Umum Santo Yusup 84,75 persen
8. RS Ibu dan Abak Humana Prima: 84,06 persen
9. RS Umum Daerah Kota Bandung: 82,98 persen
10. RS Edelweiss: 80,26 persen.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya