Berita

Serangan Israel ke Jalur Gaza pada Rabu, 16 Juni 2021/Net

Global

Jalur Gaza Kembali Membara, Israel Kirim Jet Tempur Balas Balon Pembakar Hamas

JUMAT, 18 JUNI 2021 | 08:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jet tempurIsrael melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza untuk kedua kalinya sejak gencatan senjata yang mulai berlaku pada 21 Mei lalu.

Dari laporan Al Jazeera, serangan pada Kamis malam (17/6) itu telah menghantam beberapa situs milik kelompok bersenjata di barat laut Kota Gaza dan Beit Lahia. Sebuah gedung administrasi di Jabaliya dan ladang pertanian di Khan Younis ikut menjadi sasaran.

Sejauh ini tidak ada laporan mengenai korban.


Jurubicara Hamas, Fawzi Barhoum mengatakan, serangan tersebut merupakan pertunjukan demonstratif oleh pemerintahan baru Israel yang dipimpin oleh Naftali Bennett.

"Perlawanan akan diwaspadai untuk membela rakyat kami, dan tempat suci kami," tambah barhoum.

Sementara itu militer Israel dalam pernyataannya menyebut serangan dilakukan sebagai tanggapan atas mengiriman balon pembakar dari Jalur Gaza ke wilayah Israel selama beberapa hari terakhir.

"Sebagai tanggapan, jet tempur menyerang kompleks militer dan situs peluncuran roket milik organisasi teror Hamas," ujar militer Israel.

Panglima militer Israel Aviv Kohavi pada Kamis malam mengeluarkan perintah untuk meningkatkan kesiapan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk berbagai skenario, termasuk dimulainya kembali permusuhan.

"IDF akan terus menyerang kemampuan militer dan infrastruktur milik organisasi teror, dan menganggap Hamas bertanggung jawab atas semua peristiwa yang terjadi di Jalur Gaza," jelas Kohavi.

Bulan lalu, serangan 11 hari antara Israel dan Hamas telah menewaskan setidaknya 260 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak. Di pihak Israel, 13 orang tewas, termasuk dua anak-anak.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya