Berita

Jumhur Hidayat saat hadiri sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan/RMOL

Hukum

Di Persidangan, Jumhur Berikan Hasil Analisis Drone Emprit Yang Bantah Tweetnya Buat Rusuh

KAMIS, 17 JUNI 2021 | 22:08 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Terdakwa kasus dugaan ujaran kebencian dan hoax Jumhur Hidayat kembali menjalankan sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam sidang pemberian barang bukti ini, ia melampirkan 34 dokumen dimana salah satunya hasil analisis Drone Emprit yang menguatkan kalai cuitannya di Twitter tidak menjadi pemicu kerusuhan seperti yang dituduhkan.

"34 dokmen, yang menjelaskan bahwa Tweet saya itu sama sekali tidak berpengaruh sama sekali terhadap jagad (Twitter) itu," kata Jumhur di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (17/6).

"Hasil analisis itu, tergambarkan Tweet saya ternyata nggak (pengaruh)," tambah Jumhur menegaskan.


Disisi lain, Jumhur menyayangkan bahwa ada orang yang Tweetnya lebih kasar dan provokatif tidak dilakukan penindakan.

"Mereka gak masuk Pengadilan, aman-aman saja," tandas Jumhur.

Jumhur didakwa dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong atau hoax yang menimbulkan keonaran melalui cuitannya di Twitter soal UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Lewat cuitannya itu, Jumhur juga dianggap membuat masyarakat menjadi berpolemik. Hal tersebut berimbas kepada aksi unjuk rasa pada 8 Oktober 2020 di Jakarta dan berakhir ricuh.

Dalam dakwaan itu, Jumhur dijerat dengan dua pasal alternatif. Pertama, dia dijerat Pasal 14 ayat (1) jo Pasal 15 UU 1/1946 KUHP atau Pasal 45A ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) UU 19/2016 tentang perubahan dari UU 11/2008 tentang ITE.


Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya