Berita

Aksi Koalisi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Pendidikan (KPMPP) soal dugaan jual beli ijazah di Bareskrim Polri/Net

Nusantara

Gelar Aksi Teatrikal, Massa KPMPP Minta Bareskrim Polri Proses Dugaan Ijazah Palsu Bupati Lahat

KAMIS, 17 JUNI 2021 | 17:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Desakan pengungkapan kasus dugaan jual beli ijazah Bupati Kabupaten Lahat Cik Ujang disuarakan massa dari Koalisi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Pendidikan (KPMPP).

Bahkan massa dari KPMPP sempat menggelar aksi teatrikal pendaftaran pembuatan ijazah palsu di depan Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (16/6). Aksi itu dilakukan sebagai bentuk sindiran kepada Cik Ujang yang diduga terlibat dugaan jual beli ijazah.

Saat aksi, massa turut membentangkan spanduk bergambar Bupati Lahat, Cik Ujang mengenakan peci hitam. Spanduk tersebut juga dibubuhi tulisan tuntutan massa untuk memproses ijazah Cik Ujang.


“Tanpa rasa malu, Bupati Kabupaten Lahat Cik Ujang menggunakan gelar sarjana tanpa melalui proses kuliah. Sungguh telah menginjak-nginjak martabat perguruan tinggi di negeri ini,” ujar orator.

Sebelum menggelar aksi, massa juga telah melaporkan dugaan gelar sarjana palsu itu ke Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Kemendikbud dalam surat bernomor 461/E2/TU/2020.

Menurut KPMPP, kasus dugaan jual beli ijazah tak bisa dibiarkan. Bareskrim Polri pun diminta menindaklanjuti kasus tersebut, terlebih pihak Kemindikbud sudah menyatakan bahwa Ijazah Cik Ujang tidak sah.

“Kasus ini tidak bisa dibiarkan. Segera tersangkakan Cik Ujang karena gelar palsu tanpa proses kuliah sesuai surat keputusan Kemendikbud. Polri, selamatkanlah pendidikan Indonesia dari praktik jual beli ijazah dan penggunaan gelar palsu,” tutupnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya