Berita

Pertemuan PP IPHI dengan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, Rabu (16/6)/Ist

Politik

Muktamar IPHI VII Di Surabaya Bakal Dihadiri Menag Yaqut Cholil Qoumas

KAMIS, 17 JUNI 2021 | 12:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Muktamar VII Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di Surabaya, pada 24-25 Juli 2021, insyaAllah bakal diisi dengan pengarahan langsung dari Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas.  

Rencana kehadirannya itu disampaikan Menteri Agama kepada jajaran Pengurus Pusat (PP) IPHI yang bersilaturahmi di kantornya, Rabu (16/6).

"Saya menyambut hangat dan akan hadir dalam Muktamar VII PP IPHI di Surabaya pada 24-25 Juli 2021. Saya berharap ke depan PP IPHI akan semakin intens membangun sinergi dengan Kementerian Agama khususnya dalam kaitannya dengan persoalan Haji dan Umroh," ujar Gus Yaqut, sapaannya, dalam pertemuan itu.


Menag Gus Yaqut berharap Muktamar VII IPHI di Surabaya dapat memberikan rekomendasi yang cerdas dalam upaya peningkatan kualitas dan kemandirian Haji.

Hal yang tidak kalah pentingnya, Menag berharap agar PP IPHI beserta Pengurus IPHI di Wilayah dan Kabupaten Kota seluruh Indonesia dapat dilibatkan dalam peningkatan kualitas para calon jemaah Haji Indonesia.

Saat bersilaturahmi dengan Menteri Agama, Ketua Umum PP IPHI, Ismed Hasan Putro, didampingi Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi, Abidinsyah Siregar; Wakil Sekjen Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Sakinah, Hanik Rofiqoh; serta Ketua Departemen Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi, Arif Nurrawi.

"Alhamdulillah silaturahmi Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia dengan Menteri Agama RI, Bapak H Yaqut Cholil Qoumas berlangsung hangat dan gayeng," jelas Ismed Hasan Putro, Kamis (17/6).

Dalam pertemuan tersebut, Menag yang didampingi Direktur Bina Umroh dan Haji Khusus, Dirjen PHU, Kementerian Agama RI, Nur Arifin, memang sering menyelipkan guyonan segar dalam menyampaikan pandangnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua OC Muktamar VII IPHI, Abidinsyah Siregar, mendorong dan mengharapkan Menteri Agama dan Menteri Kesehatan yang sudah memperkuat konsep Istithoah Kesehatan Haji dengan membuat MoU pada 2015, bisa diwujudkan dalam Muktamar nanti.

Seperti pemeriksaan kesehatan bulanan selama 2 tahun sebelum keberangkatan, sehingga semakin meningkatkan kualitas dan kemandirian dalam menjalankan Rukun Haji.

Abidin menambahkan, selain soal peningkatan kualitas, juga akan meningkatkan efisiensi atau penghematan dalam penggunaan APBN.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya