Berita

Pesepeda sedang bersepeda di jalur sepeda permanen/Net

Nusantara

Tolak Jalur Sepeda Dibongkar, GAJ: Ini Kebijakan Pro Lingkungan Hidup

KAMIS, 17 JUNI 2021 | 07:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pembongkaran jalur sepeda permanen yang melintasi Jalan Sudirman hingga Jalan MH. Thamrin bukan solusi yang bijak. Sebab, kehadiran jalur tersebut membuat pesepeda menjadi terproteksi di Jakarta. Selain itu juga mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas dan mampu menekan tingkat polusi udara ibukota.

Begitu kata aktivis sepeda Goweser Anak Jakarta (GAJ) Agung Nugroho menanggapi usulan anggota Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni yang meminta agar jalur sepeda permanen dibongkar.

Permintaan Sahroni itu disampaikan saat Komisi III DPR Rapat Kerja dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (16/6). Sahroni minta jalur sepeda dibongkar karena menimbulkan diskriminasi terhadap pengguna jalan lainnya.


Agung justru berpandangan bahwa di beberapa negara maju, seperti Belanda, keberadaan jalur sepeda terproteksi merupakan hal biasa.

"Atau tetangga dekat Thailand, sudah lebih dahulu memiliki jalur sepeda yang aman buat pengendaranya," kata Agung seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta, Kamis (17/6).

Lebih lanjut Agung menyarankan Sahroni fokus mengurus isu pelanggaran HAM di Papua atau KPK yang sedang diobok-obok, ketimbang merecoki jalur sepeda di Jakarta.

“Kami mendukung penuh langkah Gubernur Anies Baswedan memfasilitasi warga Jakarta dengan jalur sepeda permanen," katanya.

Agung mengingatkan bahwa jalanan Jakarta bukan cuma milik pengendara kendaraan bermotor saja, karena  pesepeda dan pejalan kaki juga berhak menikmatinya.

Goweser Anak Jakarta, Agung menambahkan, akan terus mendukung kebijakan pembangunan hijau dan berkelanjutan dari Pemprov DKI Jakarta.

Infrastruktur jalur sepeda merupakan keharusan buat Jakarta sebagai kota layak huni.

"Jalur sepeda terproteksi ini salah satu kebijakan yang pro lingkungan hidup," demikian Agung.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya