Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kasus Covid-19 Meningkat, UEA Desak Warga Patuhi Prokes Dengan Memakai Masker, Jaga Jarak Dan Lakukan Vaksinasi

RABU, 16 JUNI 2021 | 17:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Uni Emirat Arab (UEA) kembali mendesak penduduknya mematuhi langkah-langkah pencegahan yang diberlakukan oleh Otoritas Manajemen Krisis dan Bencana Nasional (NCEMA) untuk membatasi penyebaran Covid-19 menjelang perayaan Idul Adha pada Juli mendatang.

Desakan itu muncul setelah NCEMA melaporkan pada Selasa (15/6) bahwa kegagalan untuk mematuhi protokol keselamatan Covid-19, termasuk mengenakan masker, tidak menjaga jarak sosial, dan mengadakan pertemuan besar telah berkontribusi pada peningkatan kasus Covid-19 di seluruh UEA.

Otoritas kesehatan juga mengatakan peningkatan jumlah infeksi telah dicatat di seluruh UEA sejak Idul Fitri yang berlangsung Mei lalu.


Juru bicara sektor kesehatan  Farida al-Hosani mengatakan UEA telah meminta anggota masyarakat yang tidak divaksinasi untuk mengambil vaksin yang tersedia untuk melindungi diri mereka dari virus.

Menurut al-Hosani, UEA kini telah memvaksinasi 87,17 persen populasi yang memenuhi syarat di atas usia 16 tahun dan lebih dari 99,52 persen penduduk lansia.

“UEA berada di garda terdepan negara-negara Arab dalam menangani Covid-19,” katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Rabu (16/6).

NCEMA mengatakan strain mutan baru Covid-19 menimbulkan risiko tinggi bagi penduduk, terutama mereka yang belum divaksinasi.

"Varian virus terus dipantau untuk mengidentifikasi perkembangan terbaru dan dampaknya terhadap efisiensi vaksinasi," kata organisasi kesehatan itu dalam sebuah tweet.

"Varian tersebut menimbulkan risiko tinggi bagi masyarakat, terutama orang yang divaksinasi. Oleh karena itu, kami mengimbau orang-orang yang tidak divaksinasi untuk mengambil vaksin," lanjutnya.

Badan kesehatan itu mengatakan UEA terus melakukan studi tentang efisiensi dan dampak vaksin Covid-19.

Hingga saat ini, katanya, Kementerian Kesehatan UEA, bersama dengan mitra akademik, telah melakukan lebih dari 400 studi medis ilmiah sebagai bagian dari upaya untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan tentang virus dan memerangi pandemi.

"Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa mereka yang telah divaksinasi lengkap adalah mereka yang telah menerima dosis booster kurang rentan terhadap infeksi, komplikasi, rawat inap, dan kebutuhan akan ventilator dibandingkan dengan individu yang tidak divaksinasi," kata NCEMA.

“Kami merekomendasikan agar individu yang memenuhi syarat bergegas dan mendapatkan vaksin untuk melindungi diri mereka sendiri, keluarga mereka dan masyarakat, dan mendukung upaya nasional untuk mencapai kekebalan sosial dan mendapatkan fase pemulihan," katanya.

Uni Emirat Arab telah melihat kasus harian meningkat selama beberapa minggu terakhir.

"UEA mencatat 2.127 infeksi virus corona baru, 2.094 pemulihan dan empat kematian dalam 24 jam," kantor berita negara WAM melaporkan pada hari Selasa.

Hingga Selasa (15/6), ada 601.950 total kasus yang didiagnosis di UEA sejak awal pandemi dan jumlah kematian telah mencapai 1.734.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya