Berita

Ketua Yayasan Padi Indonesia Jaya (YPIJ), Eprilia Tri Arum Taurusia/Net

Nusantara

Tingkatkan Nasionalisme, YPIJ Gelar Upacara Bendera Tiap Senin

SELASA, 15 JUNI 2021 | 13:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Beragam cara dilakukan untuk memupuk rasa nasionalisme dan patriotisme di masyarakat. Upacara bendera menjadi salah satu upaya yang dipilih Ketua Yayasan Padi Indonesia Jaya (YPIJ), Eprilia Tri Arum Taurusia untuk menumbuhkembangkan rasa kebangsaan tersbeut.

Pimpinan PT Jaya Sakti Production dan CV Jaya Sakti Mandiri itu menginisiasi upacara bendera di lingkungan perusahaan yang dilakukan pada setiap hari Senin. Eprilia ingin menumbuhkan kembali jiwa nasionalisme dan bertambahnya rasa cinta tanah air pada karyawannya.

“Kami melaksanakan upacara bendera tiap hari Senin. Kemarin adalah pelaksanaan upacara perdana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya kepada wartawan, Selasa (15/6).


Upacara bendera tidak sebatas memberi penghormatan terhadap bendera merah putih. Upacara yang dipimpin langsung oleh Eprilia ini juga diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan Pancasila serta Pembukaan UUD NRI 1945.

Bagi Eprilia, nasionalisme merupakan jiwa bangsa Indonesia yang harus melekat selama negara ini masih berdiri. Upacara bendera merupakan bagian dari langkah besar menumbuhkan rasa nasionalisme dan untuk membentuk karakter bangsa.

"Upacara bendera merupakan salah satu upaya untuk menanamkan sikap disiplin, kerja sama, rasa percaya diri, dan tanggung jawab. Dengan begitu, hal ini dapat mendorong lahirnya sikap dan kesadaran berbangsa dan bernegara serta cinta tanah air di kalangan masyarakat," terang Eprilia.

"Kami berharap, ke depan upacara bendera ini dapat diikuti oleh peserta yang lebih luas melibatkan masyarakat, aparat pemerintah dan unsur TNI/Polri di sekitar perusahaan," tegasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya