Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

ProDEM: Miris, Pilpres Masih Lama Tapi Kepala Daerah Sudah Aktif Pencitraan

SELASA, 15 JUNI 2021 | 08:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemandangan yang terjadi di dunia politik tanah air dinilai miris. Di mana para politisi mulai berlomba untuk melakukan pencitraan diri demi bisa melenggang dalam Pilpres 2024.

Kondisi ini dinilai miris sebab di satu sisi rakyat masih berjuang untuk keluar dari jerat sebaran Covid-19 yang mulai berevolusi dan terus melumpuhkan ekonomi mereka.  

“Miris. Pilpres masih lama, rakyat sedang susah dan Covid-19 masih mengancam, tapi kepala-kepala daerah yang mau jadi presiden, sudah aktif pencitraan,” ujar Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (15/6).


Padahal, sindir Iwan Sumule, para kepala daerah yang pencitraan itu belum tentu mendapat kendaraan menuju pilpres. Sekalipun saat ini mereka merupakan petugas partai tertentu, tapi belum ada garansi mereka akan diusung untuk dijadikan capres.

“Iya, kalau ada partai yang mau usung dan calonkan. Kalau tidak bagaimana?” tuturnya.

Untuk itu, Iwan Sumule meminta kepala daerah melupakan pencitraan-pencitraan yang kadang penuh kemunafikan. Lebih baik, energi dan kerja-kerja difokuskan untuk menunaikan janji kampanye. Minimal apa yang dikerjakan bisa membantu rakyat yang kesusahan karena corona.

“Mestinya, tunaikan janji-janji kampanye dan berjuang agar rakyat makmur,” demikian Iwan Sumule.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya