Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan berfoto bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah Profesor Haedar Nashir di Gedung Dakwah Muhammadiyah Cik Ditiro, Yogyakarta/Net

Politik

Zulhas: PAN Selalu Komitmen Perjuangkan Aspirasi Muhammadiyah

SENIN, 14 JUNI 2021 | 19:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Muhammadiyah merupakan orang tua yang telah melahirkan Partai Amanat Nasional (PAN) di era reformasi. Atas alasan itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan terus melakukan sinergi dengan Muhammadiyah.

Sepert saat bersafari ke Yogyakarta bersama dengan Ketua MPP PAN Hatta Rajasa dan Ketua DKP PAN Soetrisno Bachir, Senin (14/6), Zulkifli Hasan menyempatkan diri berkunjung ke Gedung Dakwah Muhammadiyah Cik Ditiro, Yogyakarta.

Rombongan ini disambut baik oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Profesor Haedar Nashir.


“Bagaimanapun Muhammadiyah adalah orang tua yang melahirkan PAN. Alhamdulillah sekarang silaturahmi dan sinergi antara Muhammadiyah dan PAN semakin kuat,” ujarnya.

“Kedua, kami selalu berkomitmen memperjuangkan aspirasi Muhammadiyah dalam politik, terutama di parlemen,” sambung Zulhas.

Wakil Ketua MPR RI ini memastikan PAN akan terus menjaga amanat Muhammadiyah dan mengimplementasikannya dalam kerja-kerja politik. Kader PAN akan hadir sebagai solusi bangsa dan tetap mendengarkan masukan Muhammadiyah.

Dalam kesempatan ini, Haedar Nashir mengurai bahwa Muhammadiyah tak bisa berpolitik. Untuk itu, sambungnya, menjadi sebuah keniscayaan jika Muhammadiyah memerlukan panca indra politik. Sehingga penting bagi Muhammadiyah untuk bersinergi dengan PAN.

Dia juga berpesan agar PAN terus berperan mencegah polarisasi yang terus terjadi dan sengaja dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

"Mudah-mudahan PAN bisa tampil menjadi penengah, sesuai karakter politiknya yang moderat. Menjadi jembatan penghubung yang menjegah perpecahan bangsa,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya