Berita

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Jawa Tengah, Profesor Suyatno/Net

Politik

Profesor Suyatno Tanggalkan Sejumlah Jabatan Demi Fokus Urus PAN Jateng

MINGGU, 13 JUNI 2021 | 07:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sejumlah jabatan ditanggalkan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Jawa Tengah, Profesor Suyatno demi fokus membesarkan partai.

Penegasan itu dia sampaikan saat acara Halal-Bihalal dan Pengukuhan DPD PAN Kabupaten Batang yang diselenggarakan di Kedai Dahar Bumbu Kampung, Bandar Batang Jawa Tengah, Sabtu (12/6).

“Saya akan serius dan fokus urus PAN. PAN harus bangkit,” tegasnya dalam acara tersebut.


Profesor Suyatno lantas mengurai sejumlah jabatan yang dia lepas demi fokus mengurusi PAN. Pertama adalah jabatan sebagai Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

"Saya sudah menyelesaikan Bendum PP Muhammadiyah, sejak tahun 2015 sampai 2020 secara periode normal sudah menjabat 5 tahun," jelasnya.

Sementara jabatan kedua yang dilepas adalah Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB). Ia mengaku telah meletakan dasar berdirinya UMB selama memimpin kampus yang kini moncer namanya di Jawa Barat itu.

Beberapa hari lagi, katanya, akan ada serah terima jabatan rektor UMB.

"Meski begitu dalam diri saya tetap mengalir darah Muhammadiyah,” tegasnya.

Tidak hanya jabatan di Muhammadiyah yang dilepas, mantan Rektor Uhamka ini juga akan menanggalkan jabatan sebagai Ketua Dewan Pendidikan Jakarta dan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta se-DKI Jakarta.

"Tinggal jabatan sebagai dosen biasa yang masih tersisa. 12 tahun lagi saya akan pensiun, sebagai gurubesar,“ tegasnya.

Profesor Yatno kembali menekankan bahwa jabatan-jabatan itu dilepas agar dirinya bisa fokus mengurus DPW PAN Jateng. Khususnya dalam mencapai target politik di tahun 2024.

"Saya ditunjuk langsung oleh Ketum Bang Zul. Jadi saya harus membuktikan kepercayaan itu," demikian Suyatno.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya