Berita

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi/Net

Politik

Bikin Gaduh, YLKI Minta Pelaku Pembocoran Draf RUU KUP Diusut

SABTU, 12 JUNI 2021 | 13:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah didesak melakukan pengusutan atas beredarnya draf revisi UU 6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi mengatakan, bocornya draf yang salah satunya berisi pajak untuk kebutuhan bahan pokok itu telah menimbulkan kegaduhan.

"Saya kira soal bocornya ini harus diusut dululah. Kalau pemerintah suka keras dengan orang yang nyebar hoax nyebar ini, sekarang siapa yang menyebarkan ini (draf) harus diusut," kata Tulus saat diskusi Polemik bertema "Publik Teriak, Sembako Kena Pajak", Sabtu (12/6).


Tulus meminta ada sanksi tegas pada penyebar draf revisi RUU KUP karena telah mengganggu kenyamanan konsumen.

Pasalnya, kata dia, klaim adanya kebocoran draf itu seperti dibiarkan oleh pemerintah sekalipun sudah menimbulkan kegaduhan.

"Harus diusut kemudian diberikan sanksi. Kalau memang itu diklaim sebagai sebuah kebocoran dan juga banyak pemotongan-pemotongan (naskah) yang tidak perlu, tapi kenapa ini dibiarkan?" herannya.

Lebih lanjut, Tulus mengatakan, jika orang yang membocorkan draf RUU KUP itu adalah oknum pejabat atau politisi sekalipun, sanksi tidak boleh lemah.

"Kalau yang melakukan ini pejabat atau politisi dibiarkan saja. Ini menjadi tidak sehat bagi kita," ucapnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya