Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Heru Lelono: AHY Jangan Seperti Tetangga Seberang Yang Menggelantung Di Nama Besar Orang Tua

RABU, 09 JUNI 2021 | 12:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Harapan tinggi kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon pemimpin masa depan turut disampaikan mantan Staf Khusus Presiden kelima RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Heru Lelono.

Demi menjawab harapan itu, dia ingin agar AHY mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin dengan karakteristik dirinya sendiri. Heru Lelono yakin AHY punya kapabilitas untuk itu.

AHY harus bisa lepas dari bayang-bayang orang tua. Dia tidak ingin suami dari artis Annisa Pohan itu seperti politisi muda lain yang hanya mendompleng nama besar orang tua.


“Tidak perlu 'menumpang' kebesaran Pak SBY. AHY punya kapabilitas untuk itu. Jangan seperti tetangga seberang yang terus menggelantung di kebesaran orang tua,” ujarnya tanpa merinci siapa yang dimaksud lewat Twitter pribadi, Rabu (9/6).

Menurutnya, jika kapabilitas pribadi AHY terus diasah, diasuh, dan ditempa bersama doa kepada Tuhan, maka hanya tinggal menunggu waktu dia akan menjadi pemimpin kuat.

Tempaan akan menjauhkan AHY dari sebutan pemimpin karbitan yang mudah menyerah. Bukan juga dahan yang mudah patah karena dibebani berbagai benalu.

Sebagai rakyat yang ingin pemuda memimpin Indonesia, Heru Lelono ingin kehadiran pemimpin segar yang belum tertular berbagai penyakit nalar.

“Tampilkan para calon pemimpin muda sebanyak mungkin. AHY sudah berani tampil. Carikan lawan yang kata Mahfud, ‘bingkai metodologi berpikirnya sama, biar gelombangnya sama’,” tuturnya.

Atas alasan itu, Heru Lelono menilai pihak-pihak yang ingin mematikan langkah pemuda seperti AHY dan pemuda lain yang ingin menempa diri sebagai salah seorang calon pemimpin masa depan, adalah penjahat bagi masa depan Indonesia.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya