Berita

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid/RMOL

Politik

Pimpinan MPR Bandingkan Pembatalan Haji RI Dengan Malaysia Yang Optimis Siapkan 4 Ribu Jemaah

SELASA, 08 JUNI 2021 | 14:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keputusan pemerintah membatalkan pemberangkatan ibadah haji disesalkan. Sebab, keputusan itu diambil sebelum ada pengumuman kuota haji dari Arab Saudi bagi negara non Arab Saudi.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid bahkan membandingkan apa yang terjadi di tanah air dengan negeri jiran, Malaysia.

Di mana Malaysia tetap menyiapkan ribuan jemaah haji untuk menyambut pengumuman dari Pemerintah Arab Saudi.


“Malaysia menyiapkan 4 ribu jemaah meski belum diundang, belum dapat izin, dan belum dapat kuota. Tapi mereka menunggu,” ujarnya dalam acara Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk ‘Polemik Kuota Haji’ yang digelar virtual Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/6).

Hidayat menyesalkan keputusan pemerintah lantaran dia sudah jauh hari mengingatkan masalah haji ke pemerintah.

Pada bulan Ramadhan lalu misalnya, politisi PKS itu sudah meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qaumas. Dia meminta pemerintah untuk memaksimalkan waktu yang ada untuk melakukan diplomasi tingkat tinggi agar mendapat kuota haji.

“Raja Salman pasti menghormati Bulan Ramadhan. Kalau itu dilakukan itu pasti cukup waktunya,” terang Hidayat.

“Tapi kini ketika semua sudah mepet, pemerintah mengumumkan pembatalan meskipun Saudi belum umumkan,” sambungnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya