Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Evolusi Makna Istilah Kadrun

SENIN, 07 JUNI 2021 | 08:44 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

YANG mengalami evolusi ternyata bukan cuma makhluk hidup termasuk manusia, namun juga bahasa termasuk istilah.

Semula tidak ada istilah namun lambat namun pasti istilah yang semula tidak ada itu kemudian menjadi ada. Setelah ada maka istilah itu berkembang. Di dalam perkembangan potensial terjadi perubahan makna.

Kadrun


Semula tidak ada istilah kadrun namun lambat namun pasti istilah yang semula tidak ada itu kemudian menjadi ada. Ternyata kadrun merupakan satu di antara sekian banyak mahakarya kreatifitas masyakarat Indonesia yang memang piawai-mandraguna dalam kreatif menciptakan akronim.

Kadrun merupakan akronim dari kadal-gurun yang terkait pada etnis dan agama tertentu. Dari sebutannya saja dapat disimpulkan kadal-gurun memang lazimnya hidup di kawasan gurun di mana suku bangsa dan agama tertentu lazim bermukim.

Di Indonesia sebemarmya tidak ada gurun namun istilah kadrun dikaitkan dengan warga keturunan etnis dan umat agama tertentu bahkan kemudian merambah ke warga Indonesia yang diduga bersimpati dengan kelompok yang tidak bersimpati terhadap penguasa yang kebetulan sedang berkuasa.

Namun sejak pagebluk Corona menerkam Indonesia istilah kadrun mengalami evolusi makna secara ke sana kemari sehingga cukup membingungkan.

KPK

Bersamaan dengan pagebluk Corona muncul gerakan anti KPK sebagai lembaga anti korupsi resmi didirikan pada masa kepresiden Megawati Soekarno yang secara lambat namun pasti kemudian dianggap membahayakan kepentingan bahkan keselamatan pihak tertentu.

Pihak tertentu itu ternyata memiliki jaringan sesama kebutuhan yang sama dan serupa secara cukup luas dan merata seperti yang ditengarai oleh Menkopolhukam, Prof Mahfud MD.

Gerakan anti KPK lambat namun pasti berevolusi menjadi gerakan menyingkirkan para petugas KPK yang dianggap membahayakan keselamatan pihak-pihak tertentu.

Tentu saja di alam demokrasi tidak semua setuju terhadap gerakan menggembosi KPK yang secara lambat namun pasti memodifikasi lembaga anti rasuah Indonesia dari independen menjadi eksekutif langsung di bawah presiden.

Kadal


Namun para pendukung gerakan anti KPK tidak tinggal diam maka gigih melawan para pendukung gerakan pro KPK dengan menghalalkan segala cara termasuk dengan menyamakan  gerakan terorisme dan radikalisme dengan gerakan anti pemerintah.

Pengubahan arah sasaran itu  membingungkan akibat para petugas KPK yang disingkirkan ternyata terdiri dari bukan hanya etnis dan/atau agama tertentu saja namun juga keturunan China, Arab, Batak, Jawa dll serta Islam, Nasrani, Buddhisme, Hindu, Kejawen.

Maka terjadi pergeseran suasana peradaban sehingga istilah kadrun kehilangan makna asal-muasalnya sebab kadal-gurun jarang ditemui di daerah non-gurun seperti Belanda, Italia, India, China, Bali dengan mayoritas umat non-Islam.

Ketimbang membingungkan maka pada hakikatnya adalah lebih baik bahwa istilah gurun ditiadakan saja agar istilah kadrun cukup menjadi kadal saja. Titik.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya