Berita

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah saat menerima kunjungan kehormatan Dubes RI untuk Qatar Ridwan Hassan/Ist

Dinamika

Menaker Apresiasi PMI Di Qatar Yang Terkenal Sebagai Pekerja Profesional

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 18:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Apresiasi tinggi disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah kepada kedutaan Indonesia di Qatar dalam melayani dan melindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Qatar.

 Dalam pertemuan singkat tersebut, Menaker Ida Fauziyah memberikan apresiasi kepada Dubes atas kerja kerasnya dalam melayani dan melindungi PMI di Qatar.
 
"PMI di Qatar memiliki image yang baik sebagai pekerja profesional. Kami berharap ke depan kerja sama Indonesia dan Qatar di berbagai bidang, termasuk di bidang ketenagakerjaan semakin meningkat," ujar Menaker Ida Fauziyah dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/6).
 

 
Menaker mengungkapkan, Dubes RI di Qatar telah menjalankan proses pendampingan PMI dengan sangat baik. Salah satunya dalam penanganan Covid-19.

"Engagement antara KBRI Doha dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan penanganan Covid-19 di Qatar," lanjut Ida.

Dalam kunjungan kehormatan Dubes RI di Qatar di kantor Kemnaker Jakarta, Jumat (4/6), Dubes Ridwan Hassan menyampaikan ada beberapa rencana investasi besar di Qatar, berupa pengembangan lapangan produksi gas maupun investasi Qatar di Indonesia.
 
Dubes Ridwan Hassan juga menyebut pentingnya peranan 12 ribu PMI dari 17 ribu WNI di Qatar dalam membangun citra Indonesia di Qatar. Selama ini PMI di Qatar dikenal sebagai komunitas yang aktif, dinamis, dan beragam.
 
Bahkan secara ekonomi, komunitas Diaspora Indonesia juga telah berperan dalam pembangunan di Qatar. PMI di Qatar antara lain turut merintis industrialisasi migas di Qatar pada akhir 1990-an.
 
"PMI di Qatar telah berkontribusi besar dalam menjadikan Qatar kaya raya sampai saat ini," ujar Dubes Ridwan Hassan.
 
Tak hanya itu, peran besar WNI di Qatar semakin diakui dengan dipilihnya Indonesia menjadi partner country dalam penyelenggaraan Qatar Year of Culture (YoC) 2023, sebuah festival kebudayaan paling bergengsi di Qatar.
 
"Dipilihnya Indonesia sebagai partner country YoC menjadikan Indonesia sebagai negara Asia Tenggara pertama yang menjadi partner country YoC.  Peran PMI di Qatar dalam mensukseskan YoC akan sangat penting," tandas Ridwan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya